Lelang Dini Kedua Penataan Danau Dendam Dimulai, Ditargetkan Pengerjaan Fisik Tahun Ini
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso--(Sumber Foto: Oki/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Cipta Karya Wilayah BENGKULU kembali menggelar lelang dini untuk proyek penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS).
Langkah ini diambil sebagai upaya tindak lanjut setelah proses lelang pertama dinyatakan gagal.
Proyek penataan tahap pertama ini diketahui memiliki alokasi anggaran sebesar Rp35 miliar. Namun, keterbatasan anggaran tersebut berdampak pada cakupan pengerjaan fisik di lapangan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa dana Rp35 miliar tersebut diprediksi hanya cukup untuk membiayai pembangunan struktur dasar berupa pemasangan tiang-tiang pancang. Sementara itu, untuk pembangunan item pendukung lainnya di kawasan wisata tersebut belum dapat diakomodasi dalam anggaran tahap ini.
BACA JUGA:Tepis Isu Diamankan KPK, Sekda Pastikan Pelayanan Publik di Rejang Lebong Normal
BACA JUGA:Daftar 7 Orang yang Diboyong KPK ke Jakarta: Ada Bupati, Wabup hingga Sekda Rejang Lebong
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, mengonfirmasi bahwa saat ini pihak Balai Cipta Karya telah membuka kembali proses lelang untuk memastikan proyek strategis ini tetap berjalan.
“Pihak Balai Cipta Karya Kementerian PUPR telah melakukan lelang kedua untuk penataan kawasan Danau Dendam. Kami menargetkan tahun ini pengerjaan fisik sudah mulai dilaksanakan,” ungkap Tejo Suroso.
Penataan kawasan DDTS ini diharapkan dapat mengubah wajah ikon wisata Bengkulu tersebut, meskipun pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran dari pusat.
BACA JUGA:KPK Benarkan OTT Bupati Rejang Lebong, Sejumlah Pihak Langsung Diterbangkan ke Jakarta
BACA JUGA:Kabar OTT di Rejang Lebong Heboh! Ruang Kerja Wabup Disegel KPK
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
