Bank Indonesia

Ketua DPRD Bengkulu Larang Keras Pedagang Pungli dan Naikkan Harga Tak Wajar di Libur Lebaran

Ketua DPRD Bengkulu Larang Keras Pedagang Pungli dan Naikkan Harga Tak Wajar di Libur Lebaran

Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi--(Sumber Foto: Abdu/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Menanggapi fenomena tahunan terkait praktik pungutan liar (pungli) dan aksi oknum pedagang yang menaikkan harga secara tidak wajar (nuthuk), Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, memberikan teguran keras. Ia meminta kebiasaan buruk tersebut segera dihentikan demi menjaga marwah pariwisata daerah.

Menurut Sumardi, perilaku oportunistik semacam itu hanya akan mencoreng citra pariwisata Bengkulu di mata wisatawan. Padahal, momen libur Idulfitri 1447 Hijriah seharusnya menjadi panggung utama untuk mempromosikan potensi wisata daerah kepada pengunjung luas.

Ia menilai, ketidakjujuran dalam bertransaksi mencerminkan rendahnya kesadaran akan pentingnya pelayanan prima. Oleh karena itu, ia mendesak para pedagang dan pengelola destinasi wisata untuk menjunjung tinggi etika demi kenyamanan bersama.

BACA JUGA:800 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bengkulu Khidmat Laksanakan Salat Idulfitri 1447 H

BACA JUGA:Khidmat, Walikota dan Forkopimda Bengkulu Salat Idulfitri di Masjid Merah Putih

"Tidak berjiwa pariwisata. Tinggalkan kebiasaan seperti itu. Jangan menaikkan harga dan melakukan pungutan liar di momen seperti ini," ujar Sumardi, Sabtu (21/3).

Sumardi menambahkan, pelayanan yang ramah, harga yang transparan, serta jaminan keamanan adalah modal utama promosi alami. Jika wisatawan merasa terkesan, hal tersebut akan berdampak pada peningkatan kunjungan secara berkelanjutan di masa depan.

"Berikan kesan sebaik-baiknya kepada wisatawan agar pariwisata Bengkulu semakin berkembang, maju, dan lebih dikenal luas,” tambahnya.

Di sisi lain, politisi senior ini juga mengingatkan masyarakat yang hendak berwisata agar tetap mengutamakan keselamatan. Mengingat lonjakan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi, kewaspadaan dalam berkendara maupun saat berada di lokasi wisata menjadi hal mutlak.

BACA JUGA:Tembus Rp27,7 Miliar, Penghimpunan Zakat Fitrah di Bengkulu Meningkat Signifikan pada 2026

BACA JUGA:Idul Fitri 1447 Hijriah, Ribuan Warga Argamakmur Sambut dengan Pawai Takbir Keliling

"Pilihlah tempat wisata yang aman. Diharapkan masyarakat tetap berhati-hati saat bepergian, baik untuk berwisata maupun saat akan bersilaturahmi dengan keluarga," tutup Sumardi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: