Gairahkan Hidup Lansia, Pemkab Seluma Perintahkan Desa Garap Program Sekolah Khusus
Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Seluma, H. Hendarsyah--(Sumber Foto: Jul/BETV)
SELUMA, BETVNEWS – Masa tua bukan berarti berhenti berkarya dan menutup diri dari dunia luar.
Semangat inilah yang sedang diembuskan Pemerintah Kabupaten Seluma kepada seluruh jajaran pemerintah desa.
Melalui instruksi terbaru, desa-desa di seluruh kabupaten diminta segera menginisiasi berdirinya Sekolah Lansia sebagai langkah nyata menjamin kesejahteraan warga usia senja.
Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Seluma, H. Hendarsyah, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan strategi jangka panjang untuk memastikan para orang tua di Seluma tetap memiliki ruang untuk beraktivitas.
Menurutnya, keberadaan sekolah ini sangat krusial agar kelompok lanjut usia tidak merasa terpinggirkan dari dinamika sosial di lingkungannya.
BACA JUGA:10 Ribu Pengunjung Tumpah di Pantai Penago 1, Konser Gratis Jadi Magnet Lebaran
BACA JUGA:Cegah Kenakalan Remaja, Satpol PP Bengkulu Selatan Fokus Edukasi Hukum ke Pelajar
Fokus utama dari sekolah ini melampaui sekadar tempat berkumpul. Para peserta akan dibekali berbagai pengetahuan mendalam, mulai dari manajemen kesehatan mandiri, penguatan nilai spiritual, hingga pengasahan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan mereka sehari-hari.
“Pemerintah Kabupaten Seluma mengimbau seluruh desa agar dapat membentuk Sekolah Lansia. Program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia agar tetap aktif, sehat, dan mandiri,” ujar Hendarsyah memberikan penegasan.
Hingga saat ini, geliat program tersebut sudah terlihat di beberapa titik. Melalui skema Bina Keluarga Lansia (BKL), Desa Tenangan di wilayah Seluma Timur telah memulai langkah awal.
Jejak positif ini juga diikuti oleh Desa Lokasi Baru di Air Periukan, serta dua desa di Seluma Selatan yakni Desa Pasar Seluma dan Desa Rawa Sari.
Keberhasilan desa-desa perintis tersebut kini menjadi tolok ukur bagi desa lainnya. Pemkab Seluma berharap program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi wadah interaksi yang menghidupkan kembali semangat para lansia untuk berperan di masyarakat.
BACA JUGA:Ikan Larangan Taba Lubuk Puding Ramai Dikunjungi Saat Lebaran, Jadi Wisata Alam Paling Favorit
BACA JUGA:Pantai Pasar Bawah Mulai Ramai, Tiket Masuk Berlaku Saat Lebaran untuk Optimalkan Layanan Wisata
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

