Bank Indonesia

Dorong Ekonomi Daerah, Komisi V DPRI RI Minta Perluasan Tol Bengkulu Dipercepat

Dorong Ekonomi Daerah, Komisi V DPRI RI Minta Perluasan Tol Bengkulu Dipercepat

Dorong Ekonomi Daerah, Komisi V DPRI RI Minta Perluasan Tol Bengkulu Dipercepat--(Sumber Foto: Doc/BETV)

JAKARTA, BETVNEWS - Upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu terus didorong melalui pengembangan infrastruktur strategis. Salah satunya adalah percepatan perluasan jalan tol yang dinilai menjadi kunci membuka konektivitas antarwilayah serta memperlancar distribusi barang dan jasa.

Anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi, menegaskan bahwa keberadaan jalan tol di Bengkulu saat ini masih belum memberikan dampak optimal terhadap perekonomian daerah. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

BACA JUGA:Usut Korupsi Pamsimas Mukomuko, Kejari Tetapkan 3 Fasilitator Sebagai Tersangka

BACA JUGA:3 Hari Pencarian, Nelayan yang Hilang di Pantai Pasir Putih Ditemukan Meninggal Dunia

Menurutnya, meski Bengkulu telah memiliki jalan tol sepanjang 16,7 kilometer, manfaatnya masih terbatas karena belum terhubung secara luas dengan wilayah lain.

“Keberadaan tol ini tentu patut diapresiasi, tetapi panjangnya masih sangat terbatas sehingga dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi belum maksimal,” ujarnya.

Erna menyampaikan apresiasi atas pembangunan tahap awal tersebut, namun ia juga membawa aspirasi masyarakat Bengkulu yang berharap proyek tol dapat dilanjutkan hingga mencakup wilayah yang lebih luas.

BACA JUGA:Hari Pertama TKA SMP di Kota Bengkulu: Diwarnai Gangguan Server Nasional hingga Kendala Teknis Siswa

BACA JUGA:Perkuat Sinergi Informasi, Kapolda Bengkulu Terima Silaturahmi JMSI

Ia menilai, percepatan pembangunan tahap lanjutan menjadi sangat penting agar tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur lokal, tetapi juga menjadi jalur strategis penghubung antarprovinsi.

Saat ini, jalan tol yang telah beroperasi baru menghubungkan Kota Bengkulu dengan kawasan Taba Penanjung. Ke depan, perluasan direncanakan menuju Kepahiang hingga terhubung ke Lubuk Linggau di Provinsi Sumatera Selatan.

Jika konektivitas tersebut terwujud, maka arus logistik antarwilayah akan menjadi lebih cepat dan efisien. Dampaknya, biaya distribusi dapat ditekan, mobilitas masyarakat meningkat, serta peluang investasi di Bengkulu akan semakin terbuka.

BACA JUGA:Jembatan Air Matan Senilai Rp16 Miliar Amblas, Kadis PUPR Provinsi Bengkulu Ungkap Penyebabnya

BACA JUGA:Dalami Laporan Kematian Gita, Bid Propam Polda Bengkulu Periksa 3 Saksi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: