Bank Indonesia

Baru Seumur Jagung, Jembatan Air Matan Senilai Rp16 Miliar Amblas Dihantam Arus

Baru Seumur Jagung, Jembatan Air Matan Senilai Rp16 Miliar Amblas Dihantam Arus

Baru Seumur Jagung, Jembatan Air Matan Senilai Rp16 Miliar Amblas Dihantam Arus--(Sumber Foto: Jul/BETV)

SELUMA, BETVNEWS – Infrastruktur Jembatan Air Matan yang baru saja diresmikan dua bulan lalu kini kondisinya memprihatinkan. Hujan deras yang mengguyur wilayah Seluma pada Minggu (5/4) sore mengakibatkan jembatan senilai Rp16 miliar tersebut amblas dan tak lagi bisa dilalui kendaraan.

Proyek yang didanai melalui Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi TA 2024 ini mengalami penurunan struktur hingga 10 sentimeter. Merespons kejadian tersebut, jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu yang dipimpin Asisten I Setda, Khairil Anwar, bersama Kadis PUPR Tejo Suroso dan tim BPBD langsung melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pada Selasa (7/4) siang.

“Kami turun langsung hari ini atas instruksi khusus Pak Gubernur untuk melihat sejauh mana tingkat kerusakan yang terjadi,” ungkap Khairil Anwar di sela-sela peninjauan.

Menurut Khairil, amblasnya jembatan dipicu oleh fenomena alam yang ekstrem. Pertemuan antara luapan debit air sungai yang tinggi dengan pasang air laut menciptakan arus pusaran yang sangat kuat, sehingga menggerus fondasi pendukung jembatan. Akibat tekanan tersebut, sebagian badan jalan amblas dan amandemen struktur mengalami pergeseran.

BACA JUGA:Akui Salah Prosedur, Beby Hussy dan Putranya Sampaikan Penyesalan di Persidangan

BACA JUGA:Terganjal Status Aset Provinsi, Wajah Baru Wisata Pantai Pasar Bawah Belum Bisa Dipoles

Meski diterpa isu miring terkait kualitas bangunan, pihak Pemprov membantah adanya ketidaksesuaian spesifikasi dalam konstruksi utama.

“Kerusakan ini murni faktor bencana alam, bukan karena masalah struktur. Konstruksi utamanya kami pastikan masih sangat kokoh dan tidak mengalami kerusakan berarti,” tegas Khairil.

Guna memastikan akses mobilitas warga tidak terputus lama, Pemprov Bengkulu telah menginstruksikan pihak rekanan untuk segera melakukan perbaikan darurat. Mengingat jembatan ini masih dalam masa pemeliharaan, seluruh biaya perbaikan akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak kontraktor.

“Kadis PUPR sudah memerintahkan kontraktor untuk segera bekerja. Perbaikan harus cepat dilakukan karena ini merupakan urat nadi transportasi masyarakat setempat,” pungkasnya.

BACA JUGA:Bandel Berjualan di Bahu Jalan, PKL Pasar Minggu Ditertibkan Tim Gabungan

BACA JUGA:Usut Korupsi Pamsimas Mukomuko, Kejari Tetapkan 3 Fasilitator Sebagai Tersangka

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: