Cegah Pungli, Dikbud Seluma Garansi Seleksi Kepala Sekolah Bebas Intervensi Oknum
Kepala Dikbud Seluma, Munarwan Syafui--(Sumber Foto: Jul/BETV)
SELUMA, BETVNEWS — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Seluma mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh tenaga pendidik yang tengah memperebutkan kursi kepala sekolah.
Para peserta diminta waspada terhadap manuver oknum yang menjanjikan "jalur mulus" kelulusan dengan meminta imbalan sejumlah uang.
Kepala Dikbud Seluma, Munarwan Syafui, menegaskan bahwa sistem seleksi tahun ini dirancang sangat ketat untuk menutup celah praktik lancung. Seluruh tahapan dipastikan berjalan objektif tanpa adanya perlakuan khusus bagi peserta tertentu.
"Saya imbau kepada calon kepala sekolah yang sedang mengikuti seleksi agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menawarkan bisa meloloskan atau memindahkan tugas. Tidak ada itu. Seluruh seleksi dipastikan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku," tegas Munarwan.
BACA JUGA:Dandim Seluma Pulang Kampung Bangun Tanah Kelahiran di Desa Lubuk Lagan Lewat TMMD
BACA JUGA:Respon Cepat Darurat, BPBD Bengkulu Selatan Luncurkan Call Center Pengaduan Bencana 24 Jam
Integritas seleksi ini didukung oleh sistem penilaian berlapis yang menggabungkan aspek administrasi, kompetensi, serta rekam jejak kinerja. Untuk meminimalisir manipulasi, pendaftaran dilakukan secara terpadu melalui aplikasi KSPSTK milik kementerian dan didukung sistem IMUT dari BKN.
Meski teknologi sudah disiapkan, Munarwan mengakui celah penipuan sering kali muncul dari isu-isu liar yang disebarkan oleh pihak tak bertanggung jawab.
"Namanya oknum memang tidak bisa kita hindari. Namun kami minta para guru tidak terpengaruh, termasuk isu terkait mutasi jabatan. Fokus saja pada pekerjaan dan ikuti proses seleksi sesuai ketentuan," tambahnya.
BACA JUGA:Targetkan Jadi Rujukan Dunia, Kepala Bappenas Dorong Rebranding dan Ekspor Barista Kopi Bengkulu
Hingga periode seleksi tahap kedua tahun 2026 ini, dinamika pendaftaran mencatatkan data sebagai berikut:
Total Pendaftar: 33 ASN
Lolos Verifikasi: 30 Peserta
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

