Bank Indonesia

Forum ASWAKADA Bahas Penguatan Kewenangan, Wakil Kepala Daerah Didorong Lebih Berperan

Forum ASWAKADA Bahas Penguatan Kewenangan, Wakil Kepala Daerah Didorong Lebih Berperan

Forum ASWAKADA Bahas Penguatan Kewenangan, Wakil Kepala Daerah Didorong Lebih Berperan--(Sumber Foto: Doc/BETV)

PAGAR ALAM, BETVNEWS - Peran wakil kepala daerah kembali menjadi sorotan dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) dan silaturahmi Asosiasi wakil kepala daerah tahun 2026 yang digelar di Golden Boutique Hotel Kemayoran, Selasa (28/04/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai wakil kepala daerah, termasuk Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha.

BACA JUGA:Viral Dulu, Kebenaran Belakangan: Bengkulu dan Krisis Nalar di Era Digital

BACA JUGA:Bhayangkari Bengkulu Rayakan HUT YKB ke-46 Bersama Anak-anak Bina Netra

Memasuki hari kedua, forum tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang diskusi strategis terkait penguatan peran dan kewenangan wakil kepala daerah dalam sistem pemerintahan.

Ketua Umum ASWAKADA, Armuji, menilai rencana revisi regulasi pemerintahan daerah menjadi peluang penting untuk memperjelas posisi wakil kepala daerah. Selama ini, menurutnya, peran tersebut kerap belum diatur secara optimal dalam praktik pemerintahan.

BACA JUGA:Fri Wisdom S. Sumbayak Resmi Jabat Kasi Penkum Kejati Bengkulu

BACA JUGA:Sterilisasi Jalur Depan Masjid Agung, Strategi Polres Seluma Urai Kemacetan Selama MTQ Provinsi

Ia mendorong seluruh anggota ASWAKADA untuk aktif menyampaikan gagasan dan masukan yang konstruktif, agar aspirasi daerah dapat terakomodasi dalam kebijakan yang akan datang.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kewenangan wakil kepala daerah agar lebih efektif dalam mendukung jalannya pemerintahan,” ujarnya.

Selain membahas aspek regulasi, forum juga menekankan pentingnya sinergi antarwakil kepala daerah di seluruh Indonesia. Kolaborasi dinilai menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah ke depan.

BACA JUGA:Dinas Sosial Bengkulu Selatan 'Ikat Pinggang', Andalkan Digitalisasi di Tengah Defisit Anggaran

BACA JUGA:Spesialis Curnak Beraksi di Bentiring Permai, 18 Ekor Ayam Ras Digondol, Korban Rugi Jutaan Rupiah

Dalam kesempatan tersebut, Armuji juga mengingatkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Kepercayaan publik, kata dia, hanya bisa dibangun melalui kerja nyata, pelayanan yang konsisten, serta komitmen bersama dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait