Pemerintah Pusat Alokasikan Rp47,46 Miliar untuk Program KPR FLPP di Bengkulu

Pemerintah Pusat Alokasikan Rp47,46 Miliar untuk Program KPR FLPP di Bengkulu

Pemerintah Pusat Alokasikan Rp47,46 Miliar untuk Program KPR FLPP di Bengkulu--(Sumber Foto: Tim/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Pemerintah pusat pada tahun 2026 kembali mengalokasikan anggaran pembiayaan subsidi untuk program rumah swadaya atau Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) di Provinsi Bengkulu. Total anggaran yang dikucurkan melalui APBN mencapai Rp47,46 miliar.

Anggaran tersebut diproyeksikan untuk membantu pembiayaan sekitar 403 unit rumah yang tersebar di 96 lokasi perumahan di wilayah Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Usulkan 231 Unit Alkes untuk Masyarakat Kurang Mampu hingga Penyandang Disabilitas

BACA JUGA:Dukung Modernisasi Terminal, Garbarata Tiba di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memiliki rumah layak huni.

Selain program subsidi KPR FLPP, pemerintah pusat juga mengalokasikan anggaran di luar program subsidi sebesar Rp66,78 miliar. Anggaran tersebut ditempatkan pada DIPA Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA:Dugaan PHK Sepihak di SPPG Taba Penanjung, Relawan MBG Protes Langgar Aturan BGN

BACA JUGA:Motivasi Peserta, Pemprov Bengkulu Kucurkan Dana Pembinaan Rp270 Juta pada Ajang MTQ ke-37

Kepala Kanwil DJPb Bengkulu, M. Irfan Surya Wardana mengatakan, pemerintah pusat tidak hanya memberikan subsidi bunga KPR, tetapi juga menyalurkan dukungan anggaran melalui satuan kerja terkait.

"Pemerintah pusat tidak hanya memberikan subsidi bunga, namun juga memberikan dukungan anggaran yang ditempatkan melalui satker untuk mendukung program perumahan masyarakat," ujar Irfan, Sabtu 9 Mei 2026.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan kepada masyarakat bukan dalam bentuk uang tunai, melainkan subsidi uang muka bagi masyarakat yang mengambil kredit pemilikan rumah melalui program FLPP.

BACA JUGA:Kuota Naik Jadi 4.000 Peserta, Beasiswa SDM Sawit 2026 Segera Dibuka di Bengkulu

BACA JUGA:Dugaan Intimidasi 7 Wartawan, Polisi Periksa Kadis PMD Kepahiang

"Bantuan yang diterima masyarakat berupa subsidi uang muka untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan rumah dengan cicilan yang lebih ringan," katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait