Program Pemutihan Diminati, Penerimaan Pajak Kendaraan di Seluma Sentuh Rp11 Miliar

Program Pemutihan Diminati, Penerimaan Pajak Kendaraan di Seluma Sentuh Rp11 Miliar

Program Pemutihan Diminati, Penerimaan Pajak Kendaraan di Seluma Sentuh Rp11 Miliar--(Sumber Foto: Jul/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Program pemutihan pajak kendaraan yang digulirkan Pemerintah Provinsi Bengkulu berjalan sukses di Kabupaten Seluma.

Meskipun program tersebut masih berlangsung hingga akhir Agustus 2026 mendatang, total realisasi penerimaan pajak kendaraan di Bumi Serasan Seijoan saat ini sudah berhasil menembus angka Rp11,2 miliar.

Kepala UPTD Samsat Seluma, Arif Hidayatullah, mengungkapkan bahwa capaian tersebut terdiri dari realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang mencapai Rp5,3 miliar dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp5,8 miliar.

"Kami tetap memaksimalkan program ini di lapangan agar masyarakat di Kabupaten Seluma bisa benar-benar memanfaatkan pembebasan denda tersebut," ujar Arif Hidayatullah, Kamis (18/6).

BACA JUGA:Ratusan Jemaah dari 11 Kecamatan Padati Tabligh Akbar Tahun Baru Islam di Bengkulu Selatan

BACA JUGA:Bikin Geleng Kepala, 600 Kendaraan Dinas Pemkab Seluma Ternyata Belum Lunas Pajak

Menurut Arif, meski angka penerimaan dari dua sektor itu sudah cukup tinggi, pihaknya tidak ingin berpuas diri. Berbagai upaya strategis terus dilakukan untuk mendorong masyarakat yang masih memiliki tunggakan agar segera mengurusnya sebelum masa pemutihan berakhir.

"Program pemutihan masih berjalan hingga akhir Agustus nanti. Kami terus mengintensifkan sosialisasi agar masyarakat memanfaatkan kesempatan ini, karena sangat meringankan beban wajib pajak yang memiliki tunggakan lama," tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa fasilitas pemutihan ini tidak hanya berlaku bagi kendaraan pribadi dan angkutan umum, melainkan juga mencakup kendaraan dinas milik pemerintah daerah. Instansi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki tunggakan randis diharapkan segera merespons program ini.

"Kendaraan dinas juga berhak mendapatkan fasilitas pemutihan ini. Jadi, kami sekarang juga menunggu koordinasi dari instansi-instansi yang kendaraan dinasnya belum membayar pajak," jelas Arif.

Dengan sisa waktu yang ada, Samsat Seluma optimistis capaian target pendapatan daerah akan terus merangkak naik secara signifikan. Guna mempermudah jangkauan warga, petugas kini gencar menerapkan sistem jemput bola ke wilayah pelosok.

BACA JUGA:Jadi Wilayah Favorit, 45 Persen Mahasiswa KKN UNIB 2026 Dikirim ke Seluma

BACA JUGA:OTK Berseragam Masuk Pekarangan Rumah Terdakwa Latifah, Kuasa Hukum Tuding Ada Pola Intimidasi

"Kami rutin melakukan sistem jemput bola dengan meningkatkan operasional Samsat Keliling (Samkel) di beberapa titik strategis yang ada di Kabupaten Seluma," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: