Efek Program MBG, Harga Ayam Potong di Pasar Ampera Manna Melonjak Jadi Rp45 Ribu per Kg

Efek Program MBG, Harga Ayam Potong di Pasar Ampera Manna Melonjak Jadi Rp45 Ribu per Kg

Efek Program MBG, Harga Ayam Potong di Pasar Ampera Manna Melonjak Jadi Rp45 Ribu per Kg--(Sumber Foto: Ary/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Pergerakan harga bahan pokok kembali terjadi di Pasar Ampera Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Selasa (21/7). Sejumlah komoditas mengalami kenaikan, namun beberapa lainnya justru menunjukkan tren penurunan.

Kenaikan paling dirasakan masyarakat terjadi pada harga ayam potong. Komoditas tersebut kini dijual Rp45.000 per kilogram, naik Rp7.000 dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp38.000 per kilogram. Kondisi ini menuai keluhan warga karena kenaikan terjadi pada hari-hari biasa, bukan menjelang hari raya keagamaan.

Pedagang ayam potong, Fenti Herawati, mengatakan lonjakan harga sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, kenaikan diduga dipicu meningkatnya permintaan ayam sejak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kalau dulu harga ayam naik biasanya hanya saat libur nasional atau menjelang Lebaran. Sekarang di hari-hari biasa pun harganya tetap tinggi bahkan cenderung naik,” ujar Fenti.

Fenti mengaku telah puluhan tahun berjualan ayam di Pasar Ampera Manna. Selama itu, ia lebih sering melihat harga melonjak hanya pada momen tertentu seperti Idulfitri, Iduladha, atau libur panjang nasional. Karena itu, kondisi saat ini dinilai cukup berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA:Realisasi Dana Desa Bengkulu Tembus 74,60 Persen, Mukomuko Jadi Satu-satunya yang Tuntas 100 Persen

BACA JUGA:Incar 34 Perusahaan Perkebunan Sawit, Pemprov Bengkulu Intensifkan Pajak Air Permukaan di 2027

Selain ayam potong, harga cabai merah keriting juga mengalami kenaikan menjadi Rp45.000 per kilogram dari sebelumnya Rp40.000 per kilogram. Harga telur ayam turut mengalami kenaikan, meski pedagang menyebut peningkatannya masih relatif kecil.

Sebaliknya, harga beberapa komoditas bumbu dapur mulai turun. Bawang merah dan bawang putih kini dijual Rp40.000 per kilogram atau turun Rp5.000 dari harga sebelumnya Rp45.000 per kilogram.

Penurunan juga terjadi pada cabai rawit yang kini berada di harga Rp50.000 per kilogram, setelah sebelumnya sempat menyentuh Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Sementara harga cabai setan masih bertahan di angka Rp50.000 per kilogram.
BACA JUGA:Baru 44 Hari Menjabat, Nanik S Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN

BACA JUGA:Tinggal Seorang Diri, Pedagang Sapu Keliling di Panorama Ditemukan Meninggal Diduga Sakit

Fenti berharap harga ayam dan komoditas lainnya segera kembali stabil. Menurutnya, harga yang terlalu tinggi tidak hanya membebani masyarakat, tetapi juga berdampak pada menurunnya jumlah pembeli sehingga omzet pedagang ikut berkurang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait