Respons Dugaan Pencemaran Sungai Air Selali, Bupati Rifai Panggil PT SBS dan Tim Pengobatan Massal

Respons Dugaan Pencemaran Sungai Air Selali, Bupati Rifai Panggil PT SBS dan Tim Pengobatan Massal

Respons Dugaan Pencemaran Sungai Air Selali, Bupati Rifai Panggil PT SBS dan Tim Pengobatan Massal--(Foto: Ary/Tim/BETV)

BENGKULU SELATAN, BETVNEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan bergerak cepat menindaklanjuti keresahan masyarakat terkait dugaan pencemaran Sungai Air Selali yang diduga berdampak pada warga Desa Pasar Pino, Kecamatan Pino Raya.

Selain memanggil manajemen PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS), Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin juga menginstruksikan pelaksanaan pengobatan massal bagi masyarakat sebagai langkah antisipasi sambil menunggu hasil uji laboratorium.

BACA JUGA:HIPKA Bengkulu Siapkan Forum Bisnis, Perkuat Ekosistem Investasi Daerah

BACA JUGA:Perkuat Sinergi, PWI Provinsi Bengkulu Silaturahmi dengan Kapolda Bengkulu

Rifai mengatakan, langkah cepat itu diambil setelah dirinya mengetahui adanya pemberitaan mengenai dugaan pencemaran sungai yang menjadi sumber kekhawatiran masyarakat.

"Jadi hari ini begitu saya dapat berita dari Kompas, saya lihat di HP. Saya tindak lanjuti dengan memanggil pihak manajemen PT SBS," ujar Rifai.

Dalam pertemuan dengan manajemen perusahaan, Rifai meminta penjelasan secara rinci mengenai kondisi di lapangan, termasuk langkah yang telah dilakukan perusahaan untuk membantu masyarakat yang terdampak.

BACA JUGA:Penataan Pasar Bawah, Jembatan Wisata Mirip Barelang Masuk Rencana Pengembangan

BACA JUGA:34 Sekolah di Bengkulu Selatan Direvitalisasi, Pembangunan Serap 350 Tenaga Kerja

Berdasarkan keterangan manajemen PT SBS, perusahaan telah mendistribusikan sekitar 10 ribu liter air bersih setiap hari kepada warga di sekitar wilayah operasional. Sebagian air diantar langsung ke rumah-rumah warga, sementara sisanya disediakan di titik tertentu untuk diambil secara mandiri oleh masyarakat.

"Dan saya tanya cukup teliti, banyak termasuk air dan sebagainya. Mereka sudah melakukan lebih kurang satu hari sampai 10 ribu liter air sudah didistribusikan kepada masyarakat, itu yang diantar. Sementara masyarakat yang mengambil langsung juga sudah banyak," jelasnya.

BACA JUGA:Sambut HUT RI Ke-81, Pemkot Bengkulu Segera Terbitkan SE Pengibaran Bendera Merah Putih

BACA JUGA:Hingga Semester I, Lelang Aset Pemda di Bengkulu Baru Berasal dari 2 Kabupaten Ini

Meski demikian, Rifai menegaskan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan belum dapat menyimpulkan ada atau tidaknya pencemaran di Sungai Air Selali. Kepastian mengenai kondisi air masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang sedang diproses oleh instansi berwenang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait