32 Kasus HIV Tercatat, Skrining Digencarkan Dinkes Bengkulu Selatan

32 Kasus HIV Tercatat, Skrining Digencarkan Dinkes Bengkulu Selatan

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bengkulu Selatan, Afriza Widya--(Foto: Ary/Tim/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Selatan terus menggencarkan sosialisasi dan skrining HIV sebagai upaya menemukan kasus secara lebih dini. Hingga September 2026, Dinkes Bengkulu Selatan mencatat sebanyak 32 kasus HIV.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bengkulu Selatan, Afriza Widya, mengatakan jumlah kasus HIV pada 2026 mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

BACA JUGA:Korban Kekerasan Diminta Berani Melapor, Polisi Pastikan Setiap Laporan Ditindaklanjuti

BACA JUGA:Kaya Zat Besi, Inilah Tawaran Manfaat Susu Kedelai untuk Kesehatan Tubuh

Menurut Afriza, penurunan jumlah penderita yang tercatat dipengaruhi oleh beberapa kondisi, di antaranya adanya penderita yang meninggal dunia dan pindah domisili.

“Untuk tahun 2026 ini ada 32 kasus. Dari kegiatan sosialisasi dan skrining, kami juga menemukan satu kasus baru,” kata Afriza.

Untuk menekan penyebaran HIV sekaligus memperluas penemuan kasus, Dinkes Bengkulu Selatan rutin melakukan sosialisasi dan skrining di sejumlah puskesmas. Kegiatan skrining dilakukan sebanyak empat kali dalam setahun dengan menyasar masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan.

BACA JUGA:Pecinta Kedondong Wajib Tahu! Ini Manfaat Konsumsinya Secara Rutin

BACA JUGA:Cek Disini! 6 Manfaat Buah Belimbing Bagi Kesehatan Tubuh Anda

Afriza menjelaskan, skrining menjadi bagian penting dalam upaya penanganan HIV karena seseorang yang terinfeksi belum tentu langsung mengetahui kondisi kesehatannya. Karena itu, pemeriksaan secara berkala diperlukan agar kasus dapat ditemukan dan ditangani lebih awal.

Ia juga mengakui masih terdapat tantangan dalam mengajak orang dengan HIV untuk datang langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan. Kondisi ini membuat sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat terus dilakukan.

“Memang tidak mudah mengajak orang dengan HIV untuk datang langsung ke fasilitas kesehatan. Makanya sosialisasi dan skrining terus kami lakukan,” jelasnya.

BACA JUGA:Cek Sekarang, 7 Manfaat Biji Durian untuk Kesehatan, Bisa Diolah dan Kaya Nutrisi

BACA JUGA:Dari Rumah Papan Jadi Rumah Tingkat, Saksi Ungkap Perubahan Ekonomi Keluarga Latifa di Sidang

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait