Hadapi Ancaman Kekeringan, Wabup Gustianto Ajak Masyarakat Seluma Berhemat Air

Hadapi Ancaman Kekeringan, Wabup Gustianto Ajak Masyarakat Seluma Berhemat Air

Wakil Bupati Seluma, Gustianto--(Sumber Foto: Jul/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Musim kemarau yang mulai melanda dalam beberapa waktu terakhir mulai memicu dampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Seluma, salah satunya terpantau di kawasan Kota Tais.

Akibat minimnya curah hujan, sumur-sumur milik warga mulai mengalami penurunan serta penyusutan debit air secara signifikan. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa ketersediaan air bersih bagi masyarakat akan semakin terbatas jika cuaca panas terus berlanjut.

Menyikapi situasi tersebut, Wakil Bupati Seluma, H. Gustianto, mengimbau masyarakat agar mulai menggunakan air secara bijak dengan memprioritaskan kebutuhan pokok sehari-hari.

BACA JUGA:Cek 7 Manfaat Buncis untuk Kesehatan Tubuh, Kaya Serat dan Nutrisi

BACA JUGA:RAPBD Perubahan Seluma 2026 Defisit Rp17,7 Miliar, Wabup Gustianto Instruksikan Anggaran Ditelusuri Ulang

"Musim kemarau perlu disikapi bersama dengan menjaga ketersediaan sumber air yang masih ada. Penggunaan air secara hemat penting, agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi hingga kondisi cuaca kembali normal," ujar Gustianto, Jumat (18/9/2026).

Selain berhemat, Wabup juga meminta warga yang masih memiliki cadangan sumber air agar merawatnya dengan baik serta menghindari segala bentuk aktivitas yang berpotensi mencemari sumber air bersih tersebut.

Bagi warga yang wilayahnya mengalami krisis air bersih total hingga sumur mereka benar-benar kering, pemerintah daerah telah menyiapkan alternatif bantuan pasokan air melalui instansi terkait.

BACA JUGA:Kaya Zat Besi, Inilah Tawaran Manfaat Susu Kedelai untuk Kesehatan Tubuh

BACA JUGA:Pecinta Kedondong Wajib Tahu! Ini Manfaat Konsumsinya Secara Rutin

"Untuk masyarakat yang tidak sama sekali memiliki air, bisa meminta bantuan kepada Damkar Seluma untuk mengisi tong air masyarakat," katanya.

Pemkab Seluma memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Jika dampak kekeringan meluas dan kebutuhan air bersih warga kian mendesak, pemerintah daerah siap mengerahkan langkah penanganan lanjutan.

"Yang paling penting sekarang bagaimana kita bersama-sama mengantisipasi kondisi ini. Masyarakat harus hemat air dan menjaga sumber air yang ada," pungkas Gustianto. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait