Kenaikan Ekspor Provinsi Bengkulu pada Juli 2024 Capai 40,02 Persen, Berikut Komoditasnya

Sabtu 07-09-2024,18:31 WIB
Reporter : Ilham Juliandi
Editor : Wizon Paidi

BENGKULU, BETVNEWS - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu melaporkan bahwa nilai ekspor Provinsi Bengkulu pada Juli 2024 meningkat signifikan, mencapai US$ 13,94 juta, atau naik 40,02 persen dibandingkan dengan bulan Juni 2024 yang tercatat sebesar US$ 9,96 juta.

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal, menjelaskan,  bahwa jika dibandingkan dengan Juli tahun lalu, nilai ekspor Juli 2024 meningkat sebesar 11,11 persen, dari US$ 12,25 juta pada Juli 2023. 

BACA JUGA:PKS Muda Bengkulu Launching Sekolah Politik Muda Bengkulu 2024 dan Gelar Seminar Kepemudaan

Pada Juli 2024, ekspor melalui Pelabuhan Pulau Baai mencapai US$ 13,38 juta (95,98 persen), Pelabuhan Boom Baru (Sumatera Selatan) US$ 0,55 juta (3,98 persen), Soekarno Hatta US$ 5,29 ribu (0,04 persen), dan Ngurah Rai US$ 0,01 ribu (0,00007 persen). 

"Dibandingkan Juni 2024, ekspor melalui Pelabuhan Pulau Baai naik 56,58 persen, dan Soekarno Hatta naik 71,15 persen, sementara ekspor melalui Pelabuhan Boom Baru turun 27,72 persen. Pada Juli 2024, tidak ada ekspor melalui Pelabuhan Bengkulu," terang Win Rizal melalui rilis resmi BPS Provinsi Bengkulu September 2024.

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Dorong RSTG Jadi Rumah Sakit Fertilitas, Sediakan Program Bayi Tabung

Dari sisi tahunan, ekspor melalui Pelabuhan Pulau Baai turun 29,15 persen, Pelabuhan Bengkulu turun 83,84 persen, Tanjung Priok turun 49,33 persen, Soekarno Hatta turun 26,72 persen, dan pelabuhan lainnya turun 99,99 persen. Sementara itu, ekspor melalui Pelabuhan Boom Baru naik 19,42 persen dan Ngurah Rai naik 321,03 persen.

Komoditas utama ekspor Juli 2024 adalah batubara dengan nilai US$ 13,38 juta (95,98 persen), karet US$ 0,56 juta (3,98 persen), lintah US$ 1,81 ribu (0,01 persen), dan komoditas lainnya US$ 3,49 ribu (0,03 persen). Kenaikan ekspor ini terutama disebabkan oleh peningkatan ekspor batubara sebesar 43,05 persen, lintah sebesar 2,03 persen, dan komoditas lainnya sebesar 155,67 persen, meskipun ekspor karet mengalami penurunan 7,36 persen.

BACA JUGA:Suami Teman Kencan Korban Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan 2 Warga Jambi di Bengkulu

Ekspor ke negara ASEAN tercatat US$ 4,50 juta (32,26 persen), Uni Eropa US$ 0,17 juta (1,25 persen), dan negara lainnya US$ 9,29 juta (66,49 persen). Negara tujuan utama ekspor pada Juli 2024 adalah India (US$ 8,89 juta), Kamboja (US$ 3,85 juta), Malaysia (US$ 0,64 juta), Jepang (US$ 0,38 juta), Slovenia (US$ 0,17 juta), dan negara lainnya (US$ 2,03 ribu).

BACA JUGA:ISSI Provinsi Bengkulu Lepas Atlet Balap Sepeda untuk PON Aceh-Sumut XXI 2024

Komoditas ekspor utama ke masing-masing negara adalah batubara ke India dan Kamboja; batubara dan paket pos ke Malaysia; karet, paket pos, dan serangga ke Jepang; serta karet ke Slovenia. Ekspor ke negara lainnya mencakup lintah dan paket pos. 

(Ilham) 

Kategori :