Ia mengajak pembaca ikut bersamanya, menyelami luka, menangis bersama, kemudian bangkit kembali.
"Proses buku ke tiga ini meliputi tulisan-tulisan sajak di tahun 2024, kemudian dibuka lagi lalu di revisi. Sekitar satu bulan penuh buku ini akhirnya rampung," jelasnya.
Sementara itu, diketahui jauh sebelum menerbitkan karya tulis ke-3 ini, Sintia Anugrah Ananda, yang mana telah tertarik menulis sejak di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Telah lebih dulu meluncurkan buku karya tulis pertamanya berjudul 'Tujuh Malam Mencekam' di tahun 2021 saat di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas 10, dan karya keduanya berjudul 'Petuah Tak Bertuan' tahun 2023 lalu.
Maka dari itu, untuk masyarakat yang tertarik untuk memiliki dan mengetahui lebih dalam terkait buku 'Luka pun Ada Obatnya' ini, Sintia Anugrah Ananda membuka kesempatan pesanan buku melalui jalur pribadi.