BACA JUGA:Toko Pernak-pernik Hits di Bengkulu, Pee Store Tawarkan Barang Lucu dengan Harga Terjangkau
Adapun produk Swarnabumei cukup beragam, mulai dari mukena, jilbab, syal, stelan, kebaya, kemeja, pasmina, tas, hingga berbagai aksesori lainnya. Harga yang ditawarkan juga bervariasi tergantung desain dan jenis kain, mulai dari Rp200 ribu hingga jutaan rupiah.
"Produk dengan motif modern dan warna-warna soft menjadi yang paling diminati pembeli," tambahnya.
BACA JUGA:Gagal Bawa Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert Resmi Out!
BACA JUGA:Pembangunan Rumah Balita Cacingan di Seluma Capai 75 Persen, Target Rampung Awal Desember
Menariknya, galeri ini juga menjalin kerja sama dengan berbagai UMKM lokal di Bengkulu. Tak hanya memproduksi kain, Swarnabumei juga memiliki Sudut Coffee, tempat nongkrong yang buka sore hari serta menjual oleh-oleh khas daerah. Selain itu, Swarnabumei juga menyediakan tempat bagi masyarakat yang ingin belajar membuat batik, dengan rencana membuka workshop dalam waktu dekat.
Nanda berharap kain besurek dapat semakin dikenal luas, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga hingga ke mancanegara. Ia optimistis, melalui pameran dan promosi yang terus dilakukan, warisan budaya Bengkulu ini bisa menembus pasar internasional.
BACA JUGA:Cabor Catur Bengkulu Sumbang Medali Emas di Pornas Korpri 2025
BACA JUGA:Proses PAW Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Tak Mulus, Sumardi Siap Lakukan Perlawanan
Dengan kombinasi antara sentuhan tradisi dan inovasi, Swarnabumei Galeri Kain Besurek menjadi bukti bahwa warisan budaya daerah dapat terus hidup dan berkembang seiring zaman.