BENGKULU, BETVNEWS – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Negeri Bengkulu kembali melanjutkan pemeriksaan perkara dugaan korupsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melibatkan pengelolaan Pasar Tradisional Modern (PTM) dan Mega Mall Bengkulu, Rabu (28/1/2026).
Pada persidangan tersebut, majelis hakim mendengarkan keterangan Amrullah, mantan Kepala Kantor Pertanahan Kota Bengkulu, yang memberikan penjelasan terkait kedudukan hukum lahan milik Pemerintah Kota Bengkulu yang digunakan dalam kerja sama pengelolaan dua fasilitas komersial tersebut. Di hadapan majelis hakim, Amrullah menyampaikan bahwa tanah Pemkot Bengkulu dengan status Hak Pengelolaan Lahan (HPL) tidak pernah beralih kepemilikan, meskipun Hak Guna Bangunan (HGB) diterbitkan atas nama pihak swasta. Ia menekankan bahwa penerbitan HGB di atas tanah HPL merupakan praktik yang lazim dan diakui secara hukum. "HPL bersifat menguasai, bukan memiliki layaknya Hak Milik, sehingga posisinya sebagai aset daerah tetap utuh meski di atasnya berdiri bangunan komersial berstatus HGB," kata Amrullah. BACA JUGA:MAN 1 Bengkulu Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Lewat Retret Merah Putih dan Amalan Mitigasi Langit BACA JUGA:Isu Reshuffle Jilid 5 Mengemuka, Ini Nama Menteri yang Disebut Akan Diganti dan Masuk Bursa Lebih lanjut, saksi menyatakan bahwa skema kerja sama tersebut tidak mengancam keberadaan aset daerah. Menurutnya, pemanfaatan Sertifikat HGB oleh pihak swasta sebagai agunan perbankan dilakukan dalam rangka pendanaan pembangunan dan telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Penasihat Hukum Terdakwa, Aditya Sembadha S.H., menilai keterangan saksi memberikan kejelasan terhadap aspek legalitas alas hak tanah PTM dan Mega Mall Bengkulu. "Sidang hari ini saksi yang didatangkan lewat zoom adalah Kepala Kantor Pertanahan Kota Bengkulu pada saat itu. Saksi menjelaskan secara tegas terkait alas hak dari PTM dan Mega Mall, yaitu HGB di atas tanah HPL." Jelas Aditya Sembadha S.H. BACA JUGA:Vonis Dibacakan, Mantan Sekwan dan Bendahara Setwan DPRD Bengkulu Dihukum 4 Tahun Penjara BACA JUGA:Jelang Ramadhan 1447 H, Transaksi Gadai di Bengkulu Tembus Rp8,2 Miliar Ia juga menegaskan bahwa tidak terdapat penjaminan aset negara dalam kerja sama tersebut karena yang diagunkan hanya hak atas bangunan. "HPL-nya ini ga ke mana-mana, aset negara tetap aman. Yang dijaminkan ke bank murni hanya HGB-nya, dan antara HGB dengan HPL ini adalah dua hak yang berbeda," ujar Aditya. Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Dr. Arif Wirawan, S.H., M.H., memberikan pandangan berbeda terhadap keterangan saksi. Menurutnya, pernyataan Amrullah justru mengonfirmasi keterlibatan saksi dalam penandatanganan dokumen penting yang berkaitan langsung dengan perkara. "Tadi sudah kita dengar bersama, saksi mengakui ikut menandatangani HGB dan HPL Mega Mall dan PTM, dan menyatakan khilaf menandatangani surat-surat tersebut," kata Arif usai persidangan, Rabu, 28 Januari 2026. Arif menjelaskan bahwa dokumen HGB dan HPL tersebut diduga menjadi bagian dari rangkaian perubahan status hak atas tanah yang kemudian dimanfaatkan para terdakwa untuk mendapatkan fasilitas pinjaman dari perbankan. Dalam pandangannya, tahapan tersebut seharusnya diikuti dengan peralihan status menjadi Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Turunkan Ekskavator Buka Akses Jalan TPA Air Sebakul BACA JUGA:Hindari Kemacetan, Pemkot Bengkulu Imbau Karyawan Tidak Parkir Berlapis di Jalan S. Parman "HGB dan HPL ini digunakan para terdakwa untuk diagunkan di bank. Memang dalam prosesnya harus ada peralihan dari HGB dan HPL menjadi SHGB," jelasnya. Persidangan perkara ini akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi lainnya guna memperkuat pembuktian unsur perbuatan melawan hukum serta dugaan kerugian keuangan daerah.Kasus PTM–Mega Mall Bengkulu, Saksi Bantah Aset Daerah Hilang
Kamis 29-01-2026,10:15 WIB
Reporter : Tri Imron
Editor : Ria Sofyan
Tags : #sidang
#pengadilan tipikor bengkulu
#pasar tradisional modern
#mega mal
#kasus dugaan korupsi aset
#bantah aset daerah hilang
Kategori :
Terkait
Sabtu 29-08-2026,15:36 WIB
Belum Ada Pasar Harian, Warga Seluma Berharap Pemkab Segera Bangun PTM Sembayat
Jumat 24-07-2026,18:05 WIB
Pembangunan PTM Seluma Tertunda, Sertifikat Pasar Sembayat Masih Jadi Barang Bukti Kasus Tukar Guling
Rabu 20-05-2026,12:48 WIB
Pasar Sembayat Bakal Disulap Jadi PTM, Pemkab Seluma Mulai Susun Perencanaan
Kamis 09-04-2026,10:54 WIB
Sidang Korupsi PDAM: Arif Gunadi dan Medi Pebriansyah Kompak Bantah Kecipratan Uang Suap THL
Rabu 08-04-2026,08:00 WIB
Akui Salah Prosedur, Beby Hussy dan Putranya Sampaikan Penyesalan di Persidangan
Terpopuler
Senin 31-08-2026,13:47 WIB
Ini 7 Manfaat Daun Sambiloto untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Ampuh Ringankan Flu
Senin 31-08-2026,19:30 WIB
Jamur Kuping Tawarkan 4 Manfaat Istimewa untuk Kecantikan Kulit, Cek Disini!
Senin 31-08-2026,11:24 WIB
Tundukkan Garuda Sakti 1-0, Red Line Sabet Gelar Juara Minisoccer Piala Kemerdekaan BETV 2026
Senin 31-08-2026,10:22 WIB
Manis dan Kaya Vitamin, 7 Manfaat Mangga untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diketahui
Senin 31-08-2026,13:52 WIB
Cukup Ambil Air Rebusannya, Inilah Khasiat Daun Mahoni Bagi Tubuh
Terkini
Senin 31-08-2026,19:33 WIB
Jangan Remehkan! 5 Jenis Makanan Ini Perlu Dihindari Saat Demam
Senin 31-08-2026,19:30 WIB
Jamur Kuping Tawarkan 4 Manfaat Istimewa untuk Kecantikan Kulit, Cek Disini!
Senin 31-08-2026,19:20 WIB
Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kafein, Salah Satunya Kopi
Senin 31-08-2026,19:15 WIB
Tinggi Kandungan Air, Inilah Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Semangka dengan Rutin
Senin 31-08-2026,18:13 WIB