BENGKULU, BETVNEWS – Kondisi infrastruktur di Ruas Jalan Padang Panjang, tepatnya di kawasan depan Gedung Olahraga (GOR) Bengkulu Selatan, kian memprihatinkan.
Jalur sepanjang kurang lebih satu kilometer tersebut kini dipenuhi lubang menganga yang mengancam keselamatan para pengguna jalan yang melintas.
Kerusakan jalan yang menjadi akses vital menuju stadion dan sirkuit balap ini disinyalir sudah berlangsung selama hampir satu tahun tanpa adanya upaya perbaikan permanen. Padahal, kawasan ini merupakan pusat kegiatan olahraga yang rutin digunakan untuk latihan atlet hingga ajang perlombaan tingkat regional.
Berdasarkan pantauan di lapangan, para pengendara motor harus ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis untuk menghindari jebakan lubang.
Sementara itu, pengemudi mobil terpaksa melakukan manuver zigzag yang berisiko memicu tabrakan dari arah berlawanan. Situasi kian berbahaya saat hujan melanda, lantaran genangan air menyamarkan kedalaman lubang, ditambah minimnya lampu penerangan jalan saat malam hari.
BACA JUGA:Sikat Jaringan Pencuri Motor, Tim Elang Juvi Bekuk 4 Pelaku Termasuk Residivis 4 Kali Masuk Bui
BACA JUGA:Jangan Kecewa Ya, Nasib THR 4.367 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Masih Belum Jelas
Imron (37), salah seorang warga Manna, meluapkan keresahannya terhadap lambannya respons pemerintah daerah dalam menangani fasilitas publik yang krusial ini.
“Kalau dibiarkan terus, kerusakan akan semakin parah dan biaya perbaikan pasti lebih besar. Harusnya ada tindakan cepat sebelum memakan korban,” ujar Imron.
Ia menyayangkan sikap abai pihak terkait, mengingat keluhan mengenai kondisi jalan tersebut sudah berulang kali disuarakan oleh masyarakat namun belum membuahkan hasil nyata.
“Kami sudah sering menyampaikan keluhan. Jangan tunggu ada kecelakaan serius baru diperbaiki,” tegasnya.
Menurut Imron, pembiaran ini tidak hanya membahayakan nyawa, tetapi juga memperburuk citra Kabupaten Bengkulu Selatan di mata tamu luar daerah yang sering berkunjung untuk mengikuti event olahraga.
“Ini kawasan publik yang sering didatangi tamu dari luar daerah. Kalau aksesnya rusak seperti ini, tentu memberi kesan kurang baik,” tutup Imron.
BACA JUGA:Cegah Penimbunan Barang, Bulog Bengkulu Sidak Pasar Serentak dan Masifkan Distribusi