Pecah Rekor! Libur Lebaran 2026 di Pantai Panjang Bengkulu Nyaris Zero Insiden dan Bebas Harga Getok

Kamis 26-03-2026,12:05 WIB
Reporter : Ilham Juliandi
Editor : Ria Sofyan

BENGKULU, BETVNEWS – Kawasan ikonik Pantai Panjang Bengkulu berhasil memutus rantai catatan kelam kecelakaan laut pada momentum libur Lebaran 2026.

Hingga penghujung akhir pekan ini, destinasi unggulan tersebut mencatatkan kondisi keamanan yang sangat kondusif dengan angka kecelakaan jiwa dan keluhan wisatawan yang nyaris menyentuh angka nol (zero incident).

Transformasi ini merupakan buah dari sinergi masif lintas sektoral. Kolaborasi antara Pemerintah Kota Bengkulu, TNI, Polri, Basarnas, hingga jajaran Pemerintah Provinsi terbukti ampuh dalam menciptakan standar baru keamanan bagi para pelancong.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang kerap diwarnai polemik harga "getok" dan tarif gazebo selangit, musim libur kali ini terasa lebih ramah di kantong pengunjung. Langkah berani Pemkot Bengkulu dengan menyediakan puluhan gazebo gratis serta penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) pada sektor kuliner menjadi kunci kenyamanan wisatawan.

BACA JUGA:Operasi Ketupat Nala 2026 Berakhir, Polresta Bengkulu Catat 16 Laka Lantas. 1 Nyawa Melayang

BACA JUGA:Pelayanan Dukcapil Seluma Meningkat Pesat, Keluhan Masyarakat Kini Nyaris Tak Terdengar

Kasatpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, menegaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan bukan sekadar berjaga, melainkan melakukan pencegahan aktif melalui patroli dialogis setiap saat.

“Kami menyisir area bibir pantai tanpa henti untuk memastikan tidak ada pengunjung yang nekat berenang di zona merah. Edukasi langsung kepada orang tua agar menjaga ketat buah hati mereka menjadi prioritas kami selama operasi ini,” jelas Sahat, Kamis (26/3).

Keberhasilan menekan angka insiden tenggelam ini juga didukung oleh sistem respons cepat (quick response) tim di lapangan. Setiap aduan atau kendala kecil yang dialami wisatawan langsung ditangani secara instan oleh personel Satpol PP dan tim gabungan yang bersiaga di pos-pos pengamanan.

“Kehadiran kami adalah untuk memberikan rasa aman. Begitu ada laporan masuk terkait masalah teknis maupun kenyamanan, tim langsung bergerak ke titik lokasi untuk memberikan solusi,” tambahnya.

BACA JUGA:Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kampoeng Durian Bengkulu Tengah, Diduga Terseret Arus Sungai

BACA JUGA:SMPN 6 Seluma Gencarkan Program SLP, Bentuk Karakter Religius dan Nasionalisme Siswa Sejak Dini

Catatan positif ini menjadi sejarah baru bagi pariwisata Bengkulu. Jika sebelumnya Pantai Panjang sering diidentikkan dengan risiko tenggelam dan tarif sewa yang tak terkendali, kini manajemen penataan kawasan yang lebih tertib telah mengubah persepsi tersebut menjadi destinasi yang aman, nyaman, dan transparan bagi semua kalangan.

Kategori :