BENGKULU, BETVNEWS – Persiapan menghadapi upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Bengkulu Selatan mulai dimatangkan.
Sebanyak 40 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) akan menjalani pendidikan dan pelatihan (diklat) secara intensif mulai 31 Juli 2026.
BACA JUGA:Dugaan Pengeroyokan Terjadi Saat Mediasi, Janda dan Oknum Satpol PP Kepahiang Berujung Saling Lapor
Puluhan calon Paskibraka yang terdiri dari 20 putra dan 20 putri ini nantinya akan mengikuti proses pembinaan sekaligus diasramakan hingga 18 Agustus 2026.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkulu Selatan, Herman Sunarya, mengatakan persiapan diklat telah dibahas bersama tim pelatih. Selama berada di asrama, para calon Paskibraka akan menjalani latihan secara intensif untuk mempersiapkan pelaksanaan tugas pada 17 Agustus mendatang.
BACA JUGA:Semarak Merah Putih Digelar Selama 120 Hari, Pemprov Bengkulu Matangkan Persiapan di 12 Titik
BACA JUGA:Lapas Kelas IIB Arga Makmur Gelar Sidang TPP, Bahas Usulan PB, CB, dan Calon Tamping
“Mulai tanggal 31 Juli anak-anak akan mengikuti diklat sekaligus diasramakan hingga 18 Agustus. Selama masa tersebut mereka akan menjalani latihan secara intensif sebagai persiapan bertugas pada upacara HUT RI,” ujar Herman.
Untuk menunjang proses latihan, Kesbangpol telah menyiapkan sejumlah lokasi yang dinilai memadai. Latihan akan dilaksanakan di Lapangan Sekundang, GOR, serta area parkir Hotel Febi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Manna.
Menurut Herman, lokasi tersebut dipilih karena memiliki area yang cukup luas untuk digunakan dalam berbagai rangkaian latihan calon Paskibraka.
BACA JUGA:Semarak HUT RI ke-81, Pemkot Bengkulu Siapkan Ragam Lomba hingga Panggung Seni Libatkan Masyarakat
BACA JUGA:Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Pemkot Bengkulu Gandeng Tokoh Lintas Agama Perkuat Gerakan Bersinar
Tak hanya tempat latihan, kebutuhan perlengkapan para calon Paskibraka juga disiapkan. Pemerintah daerah akan memberikan fasilitas berupa pakaian olahraga, sepatu latihan, seragam latihan hingga pakaian resmi yang digunakan saat pelaksanaan pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih.
“Anak-anak akan kami fasilitasi dengan perlengkapan latihan serta pakaian yang akan digunakan saat bertugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih,” tegas Herman.