BETVNEWS - Jika dilihat sekilas, daun kelor dan daun ketok memanglah terlihat sama, padahal ada beberapa perbedaan yang perlu diketahui.
Daun katuk atau sauropus androgynus dan daun kelor atau moringa oleifera merupakan dua jenis tanaman yang sering dijadikan bahan pengobatan tradisional dan sumber nutrisi alami.
BACA JUGA:Kaya Kandungan Quercetin, Ini Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan Tubuh
BACA JUGA:Bupati Lebong Lantik 17 Pejabat Eselon II, Tekankan Pelayanan Publik Prima
Keduanya kaya akan manfaat kesehatan dan juga kecantikan, serta sama-sama mudah ditemukan di Asia termasuk Indonesia.
Meski demikian, meskipun kedua tanaman ini sering kali digunakan dalam konteks yang sama namun daun katuk dan daun kelor memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari segi tampilan fisik, kandungan nutrisi, hingga khasiatnya.
Oleh sebab itu, mengetahui perbedaan antara daun katuk dan daun kelor akan membantu dalam memilih bahan yang tepat untuk kebutuhan kesehatan atau kecantikan.
BACA JUGA:Jangan Anggap Sepele! Ada 8 Efek Samping Berbahaya dari Mengonsumsi Kiwi Secara Berlebihan
BACA JUGA:4 Manfaat Kesehatan dari Rutinnya Konsumsi Kopi di Pagi Hari, Jadikan Anti Stres dan Depresi
Daun katuk lebih sering dikenal sebagai tumbuhan yang berfungsi sebagai pelancar ASI dan digunakan oleh ibu menyusui.
Sementara itu, di sisi lain daun kelor lebih populer karena dianggap sebagai “superfood” berkat kandungan nutrisi yang sangat tinggi dan memiliki berbagai manfaat kesehatan untuk semua kalangan usia.
Meski keduanya sama-sama bermanfaat untuk kesehatan, memahami perbedaan di antara keduanya dapat membantu dalam penggunaan yang lebih tepat sesuai dengan kebutuhan.
BACA JUGA:Perlu Tahu, Ini Manfaat Pakai Softlens bagi Kesehatan Mata, Bisa Bantu Penglihatan
BACA JUGA:Sering Dianggap Sama, Yuk Kenali Ragam Jenis Seledri dengan Karakteristiknya!
Perbedaan Daun Katuk dan Daun Kelor