Oleh sebab itu, kuat atau tidaknya rambut yang ada di bagian tengah hingga ujung ini bergantung sepenuhnya pada kondisi akar rambut.
Kondisi akar rambut yang tidak sehat tentunya dapat menyebabkan kondisi rambut yang buruk pula sehingga dapat memicu kerontokan dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Bisa Sebabkan Perut Kembung, Perlu Tahu, Efek Samping Konsumsi Alpukat bagi Kesehatan
BACA JUGA:Manfaat Alpukat yang Perlu Diketahui! Salah Satunya Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Jantung
2. Ketidakseimbangan Hormon
Penyebab rambut rontok yang sleanjutnya adalah karena kondisi hormon tubuh yang tidak stabil.
Pasalnya hormon ini memiliki peran yang penting dalam siklus pertumbuhan rambut seseorang.
Hormon esterogen yang biasanya banyak dimiliki oleh wanita ini memiliki kemampuan untuk menumbuhkan rambut agar lebih panjang. Sementara pada pria, homron androgen yang mereka miliki justru memperpendek fase pertumbuhan rambut.
Biasanya perubahan hormonal yang terjadi pada tubuh dapat mendorong fase telogen effuvium sehingga membuat rambut menjadi rontok untuk sementara waktu.
Salah satu contoh ketidakseimbangan hormonal ini biasanya terjadi saat wanita sedang hamil ataupun memakai kontrasepsi hormon.
Oleh sebab itu, saat hamil hormon yang bergejolak ini dapat menyebabkan kerontokan rambut dalam jumlah besar.
Namun kamu tidak perlu khawatir lantaran rambut akan kembali tumbuh normal setelah melahirkan bersamaan dengan kembalinya hormon tubuh.
BACA JUGA:Siapkan Posko dan Logistik, Pelindo Respons Cepat Kebakaran KM Prima Sentosa di Perairan Bengkulu
BACA JUGA:Dramatis! 26 Kru KM Prima Sentosa Dievakuasi Usai Kapal Terbakar di Perairan Bengkulu
3. Stress Berlebihan
Stres berlebihan juga dapat menjadi penyebab rambut rontok dan menjadi hal yang seringkali dialami oleh orang-orang.