Asupan gula berlebihan dapat meningkatkan total kalori harian dan menyulitkan pengendalian kadar gula darah.
6. Menimbulkan Ketidaknyamanan pada Gigi
Rasa asam pada markisa berasal dari kandungan asam organiknya. Paparan asam yang terlalu sering dapat berkontribusi terhadap pengikisan enamel, yaitu lapisan terluar gigi, terutama jika seseorang sering mengonsumsi jus asam sepanjang hari.
BACA JUGA:Tak hanya Dikonsumsi, Ini Manfaat Istimewa Anggur Hijau Bagi Perawatan Kecantikan Kulit
Untuk mengurangi risikonya, jangan terlalu lama menahan sari markisa di dalam mulut. Setelah mengonsumsinya, berkumurlah dengan air putih dan tunggu sekitar 30 menit sebelum menyikat gigi agar enamel tidak semakin rentan terkikis.
7. Berpotensi Memperburuk Gejala pada Orang yang Sensitif
Respons tubuh terhadap markisa dapat berbeda-beda. Ada orang yang dapat mengonsumsinya tanpa masalah, sementara orang lain mungkin mengalami mulas, perut tidak nyaman, atau gejala refluks.
Tidak ada jumlah konsumsi yang pasti menimbulkan efek samping pada semua orang. Karena itu, mulailah dengan porsi kecil dan sesuaikan dengan toleransi tubuh.
Jika keluhan berulang setiap kali mengonsumsi markisa, sebaiknya hentikan sementara dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
BACA JUGA:Konsumsi Sehari-hari, Ini Manfaat Buah Pir bagi Kesehatan, Bantu Pencernaan dan Jaga Imunitas Tubuh
Inilah beberapa efek samping buah markisa bagi kesehatan yang perlu diketahui sehari-hari.