Produk dengan kandungan seperti petrolatum atau ceramide dapat membantu menjaga kelembapan sekaligus memperkuat lapisan pelindung kulit.
Pilih pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit dan hentikan penggunaannya jika muncul rasa perih atau ruam baru.
3. Menghindari Produk yang Memicu Iritasi
Sabun, deterjen, parfum, losion, dan produk perawatan kulit tertentu dapat memicu iritasi atau reaksi alergi pada sebagian orang.
BACA JUGA:Ragam Manfaat Konsumsi Buah Kesemek dengan Rutin, Bikin Mata Jadi Sehat!
Kondisi ini biasanya ditandai dengan kulit kemerahan, rasa gatal, atau munculnya ruam setelah menggunakan produk tertentu.
Jika gatal mulai muncul setelah mencoba produk baru, hentikan penggunaannya untuk sementara.
Pilih sabun lembut tanpa pewangi dan hindari produk yang mengandung bahan yang sebelumnya pernah menimbulkan reaksi pada kulit.
Kamu juga bisa memperhatikan kapan rasa gatal muncul dan produk apa yang digunakan sebelumnya.
4. Mandi dengan Air Suam-Suam Kuku
Mandi dapat membantu membersihkan keringat, debu, dan zat yang menempel pada kulit.
BACA JUGA:Ini 5 Manfaat Kayu Manis untuk Ibu Hamil, Pastikan Dikonsumsi Secara Rutin!
Namun, mandi menggunakan air yang terlalu panas justru dapat menghilangkan minyak alami kulit sehingga membuatnya semakin kering dan gatal.
Gunakan air suam-suam kuku dan batasi waktu mandi sekitar 5–10 menit. Pilih sabun yang lembut, lalu keringkan tubuh dengan menepuk-nepuk kulit menggunakan handuk bersih, bukan menggosoknya terlalu keras.
Setelah mandi, segera gunakan pelembap untuk membantu mempertahankan kelembapan kulit.
5. Menghindari Kebiasaan Menggaruk Kulit