Apabila keluhan terus berulang atau semakin parah, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
3. Meningkatkan Rasa Kantuk
Teh chamomile sering dikonsumsi sebelum tidur karena berpotensi membantu relaksasi.
BACA JUGA:Manfaat Teh Chamomile bagi Kesehatan, Bantu Tidur Lebih Nyenyak dan Meredakan Stres
Namun, pada sebagian orang, efek menenangkan tersebut dapat disertai rasa kantuk.
Karena itu, perhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsinya, terutama jika hendak berkendara atau mengoperasikan mesin.
Jangan mengandalkan teh chamomile sebagai obat tidur karena bukti manfaatnya untuk mengatasi gangguan tidur masih terbatas.
4. Berpotensi Berinteraksi dengan Obat Pengencer Darah
Chamomile berpotensi berinteraksi dengan obat tertentu, termasuk warfarin, yang digunakan untuk membantu mencegah pembentukan bekuan darah.
BACA JUGA:Perlu Tahu! Manfaat Jantung Pisang bagi Kesehatan, Baik untuk Pencernaan dan Jantung
Terdapat laporan mengenai kemungkinan peningkatan risiko perdarahan pada penggunaan bersama, meskipun bukti interaksinya masih terbatas.
Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum rutin minum teh chamomile, terutama dalam jumlah besar atau menggunakan produk chamomile pekat.
5. Berpotensi Berinteraksi dengan Obat Penenang
Karena chamomile dapat menimbulkan efek menenangkan, ada kemungkinan efeknya bertambah jika dikonsumsi bersama obat yang menyebabkan kantuk, seperti obat penenang atau obat tidur tertentu.
Risiko interaksi ini bergantung pada jenis obat dan kondisi masing-masing orang.
BACA JUGA:Ini Cara Mudah Mengatasi Orang yang Insecure agar Lebih Percaya Diri