Kristal tersebut dapat mengganggu aliran urine dan menyebabkan rasa nyeri ketika buang air kecil.
Jika setelah mengonsumsi jengkol muncul nyeri hebat saat buang air kecil, sebaiknya jangan diabaikan dan segera periksakan diri.
BACA JUGA:Tubuh Cepat Pulih, Ini Cara Mudah Meredakan Diare
BACA JUGA:Sangat Berbahaya, Berikut Daftar Efek Samping Mengonsumsi Sayur Kale Berlebihan!
2. Berisiko Mengganggu Fungsi Ginjal
Asam jengkolat yang mengendap dan membentuk kristal dapat memberikan beban pada sistem saluran kemih.
Dalam kondisi berat, gangguan tersebut dapat menyebabkan penyumbatan dan berpotensi memengaruhi fungsi ginjal.
Risiko ini menjadi salah satu alasan mengapa konsumsi jengkol dalam jumlah banyak tidak dianjurkan, terutama bagi orang yang sudah memiliki masalah ginjal.
3. Dapat Menyebabkan Sulit Buang Air Kecil
Kristal yang terbentuk di saluran kemih dapat menghambat keluarnya urine. Akibatnya, seseorang dapat merasa ingin buang air kecil tetapi urine yang keluar hanya sedikit atau terasa tidak lancar.
Kondisi seperti ini membutuhkan perhatian karena gangguan aliran urine yang berat dapat menjadi masalah kesehatan yang serius.
BACA JUGA:Minyak Zaitun Bagus Digunakan untuk Kulit, Cek Manfaatnya Disini!
BACA JUGA:Ide Menu Olahan Madu untuk Sehari-hari, Lezat dan Mudah Dibuat
4. Bisa Menyebabkan Perut Kembung
Jengkol mengandung serat dan sejumlah karbohidrat yang dapat difermentasi oleh bakteri di usus.
Pada sebagian orang, konsumsi dalam jumlah banyak dapat meningkatkan produksi gas dan menyebabkan perut terasa penuh atau kembung.