Jika tubuh sensitif terhadap jengkol, mengurangi porsinya dapat membantu mencegah munculnya keluhan tersebut.
BACA JUGA:Tetap Lembap dan Terawat, Ini Olahan Madu untuk Perawatan Kulit
BACA JUGA:Buah Tin Dipercaya Ampuh Atasi Morning Sickness Bagi Ibu Hamil, Cek Disini Manfaat Lengkapnya!
5. Dapat Menimbulkan Bau Mulut
Aroma jengkol yang kuat bukan hanya terasa ketika makanan tersebut disajikan.
Senyawa sulfur di dalam jengkol juga dapat menyebabkan bau khas pada napas setelah dikonsumsi.
Bagi sebagian orang, bau tersebut bisa bertahan cukup lama dan terasa mengganggu, terutama jika mengonsumsi jengkol dalam jumlah banyak.
BACA JUGA:Inilah 5 Manfaat yang Dihasilkan Sayur Kol untuk Merawat Kecantikan Kulit, Apa Saja?
BACA JUGA:Tak hanya Satu, Sayur Kol Miliki Ragam Jenis yang Berbeda, Cek Disini!
6. Berpotensi Menyebabkan Mual atau Tidak Nyaman di Perut
Makanan dengan aroma dan kandungan senyawa yang kuat dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada sebagian orang.
Mengonsumsi jengkol terlalu banyak juga dapat membuat perut terasa penuh, mual, atau kurang nyaman.
Respons tersebut tentu dapat berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.
7. Risiko Lebih Besar Jika Dikonsumsi Berlebihan
Tidak ada manfaat tambahan jika jengkol dikonsumsi dalam jumlah yang sangat banyak.
Sebaliknya, semakin besar jumlah yang dikonsumsi, semakin tinggi pula paparan asam jengkolat.