6. Kemudahan Transaksi
Emas fisik membutuhkan proses pembelian dan penjualan secara langsung melalui tempat yang menerima transaksi emas.
Pemilik juga perlu membawa atau mengirimkan emas ketika ingin menjualnya.
Emas digital cenderung lebih praktis karena transaksi dapat dilakukan melalui aplikasi.
Investor bisa membeli atau menjual saldo emas tanpa harus membawa logam mulia, selama platform menyediakan layanan tersebut dan transaksi sedang dapat dilakukan.
7. Proses Pencairan atau Penjualan Kembali
Emas fisik dapat dijual kembali ke toko emas, lembaga pembelian logam mulia, atau pihak lain yang menerima produk tersebut.
BACA JUGA:7 Tips Menabung untuk Pemula, Keuangan Jadi Lebih Teratur
Harga jual kembali biasanya berbeda dari harga pembelian dan dapat dipengaruhi kondisi emas serta kelengkapan dokumennya.
Pada emas digital, penjualan umumnya dilakukan dengan mengubah saldo emas menjadi uang melalui aplikasi.
Namun, pencairan dana dapat mengikuti ketentuan platform, termasuk batas minimum transaksi dan waktu pemrosesan.
Inilah beberapa perbedaan emas fisik dan emas digital yang perlu diketahui.