Bank Indonesia

DBH Rp65 Miliar Tertahan, Pembangunan Bengkulu Terancam Tersendat

DBH Rp65 Miliar Tertahan, Pembangunan Bengkulu Terancam Tersendat

DBH Rp65 Miliar Tertahan, Pembangunan Bengkulu Terancam Tersendat--(Sumber Foto: Doc/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Pemerintah Provinsi BENGKULU masih menghadapi tekanan fiskal akibat belum terealisasinya Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat. Hingga kini, nilai DBH yang belum ditransfer tercatat mencapai sekitar Rp65 miliar.

Kondisi tersebut turut berdampak pada pelaksanaan sejumlah program pembangunan daerah, terutama di tengah menurunnya alokasi transfer dari pemerintah pusat yang kini difokuskan pada program prioritas nasional.

BACA JUGA:Kejar Target 30 Persen, Pemprov Bengkulu Susun Strategi Efisiensi Anggaran dan Kendalikan TPP

BACA JUGA:2 Lokasi Rampung, Kampung Nelayan Terpadu di Bengkulu Mulai Wujudkan Sentra Ekonomi Pesisir

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, bersama jajaran sebelumnya bahkan telah melakukan koordinasi langsung dengan Wakil Menteri Keuangan untuk meminta kejelasan terkait pencairan DBH tersebut.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Tommy Irawan, menjelaskan bahwa sebagian besar tunggakan DBH berasal dari periode tahun 2023 hingga 2024.

“Untuk tahun 2023 sampai 2024, total tunggakan mencapai kurang lebih Rp44 miliar,” ujarnya.

BACA JUGA:Pemulihan Aset Kasus Labkesda Bengkulu Bertambah, Terbaru Rp595 Juta dari Terdakwa Akhmad Basir

BACA JUGA:Pemkab Seluma Salurkan Bantuan Pangan untuk 17 Ribu KPM, Jaga Daya Beli Masyarakat

Menurutnya, hingga saat ini pencairan dana tersebut masih menunggu kebijakan dari Kementerian Keuangan, sehingga belum dapat dipastikan kapan akan direalisasikan.

“Realisasinya masih menunggu kebijakan dari Kemenkeu,” tambah Tommy.

Ia juga mengungkapkan bahwa kewajiban penyaluran DBH sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2025. Namun demikian, implementasi di lapangan belum berjalan sesuai harapan.

Di sisi lain, Pemprov Bengkulu telah menyiapkan langkah antisipasi dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar dalam APBD untuk memenuhi kewajiban penyaluran DBH kepada pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Bengkulu.

BACA JUGA:Tekan Angka Kematian Ikan, Pemkab Bengkulu Selatan Perluas Bantuan Ikan Ember ke 3 Kecamatan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait