Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Pemprov Bengkulu Revitalisasi Taman Tahura, Helmi Hasan: Pejabat Kuasai Lahan Segera Kembalikan

Pemprov Bengkulu Revitalisasi Taman Tahura, Helmi Hasan: Pejabat Kuasai Lahan Segera Kembalikan

Pemrov Bengkulu Revitalisasi Taman Tahura, Helmi Hasan: Pejabat Kuasai Lahan Segera Kembalikan --(Sumber Foto: Ilham/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS -  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu akan melakukan revitalisasi aset kawasan hutan Taman Tahura di Tugu Hiu sebagai pusat wisata edukasi dan konservasi serta pemberdayaan ketahanan pangan.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Helmi Hasan langsung meninjau lokasi didampingi penjabat Sekretaris Daerah (Sekda), Herwan Antoni, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Safnizar dan pejabat Pemprov Bengkulu lainnya pada Senin 5 Mei 2025.

"Masa pemerintah provinsi tidak punya lahan ternak, masa pemerintah provinsi tidak punya lahan sawah dan lainnya," ujar Helmi Hasan. 

BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Doakan 423 CJH Bengkulu Jadi Haji Mabrur

BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Minta OPD Responsif Tanggapi Keluhan Masyarakat di Medsos

Ia mengatakan, akan melakukan penataan terhadap lahan Taman Tahura sehingga parah pihak diduga menguasai lahan tersebut untuk segera mengembalikan kepada pemerintah.

"Kendala saat lahan sudah diambil oleh mantan pejabat, mantan dosen dan mantan-mantan yang lain," kata Helmi Hasan.

Lebih lanjut, Helmi menyatakan akan mengundang para pihak yang menguasai lahan tersebut untuk bisa mengembalikan secara baik-baik.

"Nanti kita undang, lahan ini mau diselesaikan secara baik-baik atau bagaimana," tutur Helmi.

BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Kaji Larangan Siswa Bawa Kendaraan ke Sekolah

BACA JUGA:Respons Keluhan Warga, Gubernur Helmi Tekan Saldo Minimum Bank Bengkulu

Helmi meminta jajaran melakukan penataan lahan Taman Tahura secara bertahap melibatkan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"BPN nanti diundang, kita ingin membenahi lahan 1100 hektar," pungkasnya.(ADV)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait