Pemprov Bengkulu Transfer Rp179 Miliar, DBH 10 Kabupaten dan Kota, Berikut Rinciannya
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan--(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Pemerintah Provinsi (Pemprov) BENGKULU akan segera melakukan transfer Dana Bagi Hasil (DBH) kepada 10 kabupaten dan kota se-Provinsi BENGKULU dengan total dana yang akan disalurkan mencapai Rp179.678.680.000.
Helmi Hasan menyampaikan bahwa DBH tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan yang menyentuh langsung masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, serta pembayaran iuran BPJS gratis.
“Semoga dana ini betul-betul digunakan untuk bantu rakyat,” kata Helmi.
Helmi mengatakan, proses transfer dana direncanakan dilakukan pada hari Rabu mendatang langsung ke kas daerah 10 Kabupaten kota se-Provinsi Bengkulu.
BACA JUGA:Nelayan Penolong Korban Kapal Tenggelam Dapat Hadiah Umroh dari Gubernur Helmi Hasan
BACA JUGA:Gubernur Helmi Fokus Efisiensi APBD untuk Bantu Rakyat, BPKD: Pengadaan Mobnas Era Rosjonsyah
“InsyaAllah akan kita transfer hari Rabu mendatang,” ujar Helmi.
Ia menambahkan, diharapkan dana tersebut betul-betul digunakan untuk bantu rakyat, seperti jalan hancur jadi mulus, jembatan karut jadi bagus dan pastikan setiap warga mendapatkan BPJS gratis.
"Sekali saya imbau kepada Walikota dan bupati gunakan anggaran tersebut untuk pembangunan jalan dan membayar BPJS gratis warga," pungkasnya.
BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Apresiasi Siswa Tak Bawa Kendaraan ke Sekolah untuk Hindari Kecelakaan
Berikut rincian masing-masing DBH 10 Kabupaten kota se-Provinsi Bengkulu, tertinggi Kota Bengkulu mendapatkan sekitar Rp 33 miliar lebih, disusul Kabupaten Bengkulu Utara sekitar Rp 23 miliar lebih, berikutnya Kabupaten Rejang Lebong sekitar Rp 21 miliar lebih.
Kemudian Kabupaten Seluma 17 miliar, Kabupaten Mukomuko 16 miliar, Kabupaten Bengkulu Selatan sekitar Rp 15 miliar lebih.
Kabupaten Kapahiang sekitar Rp 14 miliar, Kabupaten Kaur sekitar Rp 12 miliar, Kabupaten Bengkulu Tengah Rp 12 miliar dan paling kecil Kabupaten Lebong sekitar 11 miliar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


