Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Kepemilikan KIA di Bengkulu Selatan Capai 55,10 Persen, Dukcapil Kejar Target Nasional

Kepemilikan KIA di Bengkulu Selatan Capai 55,10 Persen, Dukcapil Kejar Target Nasional

Kepala Dinas Dukcapil Bengkulu Selatan, Lismanto Bayu --(Sumber Foto: CW/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bengkulu Selatan terus mendorong percepatan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk memenuhi target nasional sebesar 60 persen pada tahun 2025.

Hingga periode Januari hingga Juni 2025, dari total Wajib KIA sebanyak 48.393 anak, sudah 26.284 anak yang memiliki KIA.

Untuk Pencapaian kepemilikan KIA saat ini telah mencapai 55,10 persen.

Kepala Dinas Dukcapil Bengkulu Selatan, Lismanto Bayu menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai langkah percepatan agar target nasional segera tercapai.

BACA JUGA:Cek di Sini! Resep Minuman dari Sereh yang Simpel dan Menyehatkan

BACA JUGA:Menakar Dampak Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Hutan Lindung Bukit Daun

Salah satunya dengan menggandeng Dinas Pendidikan untuk mensialisasikan pentingnya KIA ke sekolah-sekolah.

“Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. Pihak Diknas menyampaikan kepada seluruh sekolah bahwa salah satu persyaratan masuk sekolah saat ini adalah memiliki KIA,” ujar Lismanto.

Sementara itu, Lismanto Bayu juga mengatakan bahwa pihaknya akan memastikan bahwa anak-anak penyandang disabilitas tetap diberikan KIA, selama mereka masih berada dalam rentang usia anak, yaitu di bawah 17 tahun.

Saat ini, sisa blanko KIA yang tersedia sebanyak 8.500 keping.

Dukcapil berharap masyarakat aktif mengurus KIA, terutama bagi anak-anak yang belum memilikinya.

BACA JUGA:Juli Ini, Pulau Enggano Jadi Lokasi Perdana Cetak Sawah Baru 2.000 Hektar

BACA JUGA:Rencana Tambang Emas di Bukit Sanggul, Pemkab Seluma Masih Tunggu Kajian Ahli

“KIA ini sangat penting sebagai identitas resmi anak yang bisa digunakan dalam berbagai keperluan, termasuk pendidikan dan pelayanan publik lainnya,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: