Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Masalah Gizi di Bengkulu Selatan, 63 Anak Alami Pertumbuhan Pendek

Masalah Gizi di Bengkulu Selatan, 63 Anak Alami Pertumbuhan Pendek

Plt Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupateb Bengkulu Selatan, Helma--(Sumber Foto: CW/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS -  Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru, dari bulan Januari hingga Juni 2025 terdapat 63 anak yang mengalami masalah pertumbuhan.

Dari jumlah tersebut, 7 anak dikategorikan sangat pendek dan 56 anak masuk dalam kategori pendek

Kasus ini tersebar di seluruh wilayah, mencakup 14 Puskesmas dan wilayah pelayanan kesehatan lainnya di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Plt Kabid P2P, Helma Boti mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai langkah untuk pencegahan sejak beberapa tahun terakhir. Pencegahan ini dimulai sejak masa pra nikah, berlanjut pada fase kehamilan, hingga pertumbuhan bayi dan balita.

BACA JUGA:Bentuk Tim Khusus Aset, Inspektorat Bengkulu Selatan Awasi Penggunaan Kendaraan Dinas

BACA JUGA:3 Lokasi Lahan Disiapkan untuk Dapur MBG, DKP Seluma Segera Koordinasi ke BGN

"Kami telah melakukan berbagai cara seperti pemberian makanan tambahan untuk remaja putri berupa susu dan makanan bergizi lainnya. Selain itu, ibu hamil juga mendapatkan tambahan makanan bergizi, termasuk susu. Tidak hanya itu, bayi dan balita pun turut menerima makanan tambahan demi mendukung pertumbuhan optimal mereka," jelas Helma.

Helma juga mengimbau untuk lebih sadar akan pentingnya pencegahan stunting dan gizi buruk, yang merupakan kunci utama dalam mencetak generasi sehat dan produktif di masa depan.

"Kami berharap masyarakat dapat menghindari praktik pernikahan dini, karena ini merupakan titik awal pembentukan generasi. Gizi buruk sering kali bermula dari masa kehamilan yang belum siap secara fisik maupun mental. Maka dari itu, segala upaya pencegahan sebaiknya dimulai sejak dini," tegas Helma.

BACA JUGA:Cek Kandungan Nutrisi dan Manfaat Daun Bawang untuk Kesehatan, Salah Satunya dapat Menjaga Kesehatan Jantung

BACA JUGA:Mengandung Gas, InI 7 Daftar Sayuran yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Lambung

Dinkes menekankan bahwa pendeknya pertumbuhan anak merupakan dampak dari kekurangan zat gizi penting yang menyebabkan tubuh tidak berkembang dengan baik.

Oleh karena itu, upaya pencegahan harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

"Semua ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita wujudkan Bengkulu Selatan bebas dari stunting," tutup Helma.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: