Ekonomi Bengkulu Ditargetkan Tumbuh 8 Persen, Pansus RPJMD Bahas Kebutuhan Investasi Rp13 Triliun
Ekonomi Bengkulu Ditargetkan Tumbuh 8 Persen, Pansus RPJMD Bahas Kebutuhan Investasi Rp13 Triliun--(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi BENGKULU tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi BENGKULU tahun 2025–2030.
Salah satu fokus pembahasan ialah target ambisius pertumbuhan ekonomi daerah yang dipatok hingga 8 persen selama satu periode kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur.
Ketua Pansus RPJMD, Teuku Zulkarnain, menyampaikan bahwa untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tersebut, dibutuhkan investasi besar mencapai Rp 13 triliun lebih.
Investasi tersebut utamanya akan diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga ketahanan pangan.
BACA JUGA:Peringatan HKG PKK ke-53, Gubernur Helmi Hasan Tegaskan Desa Fokus Utama Pembangunan Daerah
BACA JUGA:Lagi Stres? Yuk Redakan Dengan Wedang Beras Kencur, Klaim Manfaat untuk Kesehatan Tubuh Berikut Ini
“Program Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian ini sangat progresif. Target ekonomi tumbuh 8 persen sampai akhir masa jabatan tentu butuh dorongan investasi. Kita hitung-hitung perlu Rp 13 triliun lebih untuk menopang pembangunan ini,” ujar Teuku Zulkarnain, Selasa 5 Agustus 2025.
Ia menambahkan, saat ini pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan sudah diberikan secara gratis melalui BPJS dan sekolah-sekolah negeri.
Namun, dukungan infrastruktur masih terus diperkuat, salah satunya dengan menaikkan status RSUD M. Yunus dari tipe B menjadi tipe A sebagai rumah sakit rujukan utama.
“Harapannya, seluruh rakyat Provinsi Bengkulu bisa terlayani dengan baik. Di bidang pendidikan, kita dorong pemerataan mutu sekolah agar kualitasnya tidak timpang,” tambahnya.
BACA JUGA:Khasiatnya Bukan Maen, Rutin Minum Jamu Beras Kencur Dapatkan 7 Manfaat Ini untuk Kecantikan
BACA JUGA:7 Bahan Alami Ini Mampu Sembuhkan Banyak Penyakit, Rahasia Sehat Rasullullah ala dr. Zaidul Akbar
Teuku juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan. Menurutnya, Bengkulu harus mampu menjadi lumbung pangan di wilayah barat Indonesia.
Untuk itu, perlu optimalisasi seluruh aset daerah dan potensi pembiayaan alternatif seperti CSR dari perusahaan swasta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


