APBD Perubahan 2025 Rampung Dibahas, Fokus Infrastruktur dan Layanan Publik
APBD Perubahan 2025 Rampung Dibahas, Fokus Infrastruktur dan Layanan Publik--(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - DPRD Provinsi BENGKULU memastikan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2025 telah rampung dan dijadwalkan untuk disahkan pada minggu depan.
BACA JUGA:Finalis Pendap 2025 Tawarkan Gagasan Strategis Berbasis Data untuk Pembangunan Bengkulu
BACA JUGA:Ungkapan Kecewa Pelanggan Perumda Tirta Rafflesia, Air Ledeng Lebih Sering Mati Ketimbang Mengalir
Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, menjelaskan meski terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) sebesar Rp120 miliar, kondisi keuangan daerah tetap mengalami defisit dengan jumlah yang sama. Namun, defisit tersebut sudah terpakai untuk kebutuhan tahun berjalan.
“Memang ada Silpa Rp120 miliar, tetapi defisit juga Rp120 miliar. Namun defisit itu sudah terpakai di tahun berjalan,” ungkap Sumardi.
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Scan Ulang STB Digital, Saksikan Berbagai Program Menarik BETV
Karena keterbatasan anggaran, beberapa rencana pembangunan yang sebelumnya masuk dalam pembahasan, terpaksa ditunda.
“Rencana penambahan gedung DPRD Provinsi Bengkulu untuk ruangan anggota batal. Begitu juga rehab kantor Gubernur dan sejumlah kegiatan lain digeser. Semua difokuskan untuk pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, serta pengadaan ambulans gratis,” jelasnya.
BACA JUGA:Pantai Panjang Bengkulu Jadi Surga Jajanan Murah, Pengunjung Bisa Nikmati Kuliner Rp5 Ribuan
BACA JUGA:Forsei Unib Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Belajar dan Bermain di Sekolah Alam Mahira Bengkulu
Meski begitu, Sumardi mengakui program-program tersebut belum dapat sepenuhnya terpenuhi di tahun ini. Hal itu karena masih menjadi tahun pertama kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan.
“Saya berharap setelah pengesahan, program segera direalisasikan karena waktu sangat mepet sampai 31 Desember 2025. Di sisi lain, kami juga ingin agar pertumbuhan ekonomi di akhir tahun berjalan lebih cepat,” kata Sumardi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


