Gubernur Helmi Hasan Ajak Masyarakat Satukan Doa, Demi Keselamatan dan Keberkahan Bengkulu
Gubernur Helmi Hasan Ajak Masyarakat Satukan Doa, Demi Keselamatan dan Keberkahan Bengkulu--(Sumber Foto: Doc/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, S.E. mengajak seluruh masyarakat untuk menyatukan doa demi keselamatan dan keberkahan Provinsi Bengkulu. Ajakan tersebut disampaikan dalam dzikir akbar dan doa bersama yang digelar di Masjid Baitul Izzah Padang Harapan, Kota Bengkulu, Rabu sore (31/12/2025).
BACA JUGA:Sambut Tahun 2026, Pemkot Bengkulu Gelar Dzikir Akbar dan Doa Bersama di Masjid Agung At-Taqwa
Kegiatan religius tersebut diikuti ratusan masyarakat dan dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dzikir dan doa bersama digelar sebagai bentuk refleksi akhir tahun sekaligus ikhtiar spiritual menyongsong tahun baru.
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menekankan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, terutama di penghujung tahun. Menurutnya, manusia memiliki keterbatasan sehingga membutuhkan pertolongan dan perlindungan dari Tuhan.
BACA JUGA:Diterpa Angin, Beberapa Pohon di Kota Bengkulu Tumbang, Pedagang Ikan Alami Luka-luka
“Kita ingin di akhir tahun ini menyadari bahwa manusia tidak bisa apa-apa tanpa pertolongan Tuhan. Maka kita perlu SOS, pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa. Yang beragama Islam berdoa di masjid, Nasrani di gereja, begitu juga Hindu, Buddha, dan Konghucu, semuanya berdoa sesuai keyakinan masing-masing,” ujar Helmi Hasan.
Helmi Hasan berharap, dengan doa bersama lintas keyakinan tersebut, Provinsi Bengkulu senantiasa diberi perlindungan dan dijauhkan dari bencana, meskipun secara geografis Bengkulu dikenal sebagai daerah rawan bencana.
BACA JUGA:7 Smartwatch Terbaik Tahun Ini, Desain Stylish dengan Fitur Kesehatan Canggih
“Walaupun Bengkulu sering disebut daerah rawan bencana atau berwarna merah, kita yakin jika Tuhan menjaga, maka tidak akan ada musibah dan bala yang menimpa,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung sejumlah kejadian gempa yang pernah terjadi di Bengkulu namun tidak menimbulkan kerusakan berarti maupun korban jiwa. Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil dari ikhtiar lahir dan batin yang dilakukan secara bersama-sama.
BACA JUGA:7 Rekomendasi HP Terbaru 2026 yang Worth It Ditunggu, Spesifikasi Tidak Diragukan Lagi, Apa Saja?
“Kita memang beberapa kali mengalami gempa, tetapi tidak merusak bangunan dan tidak menimbulkan korban jiwa. Itu yang kita harapkan ke depan,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur Bengkulu memperkenalkan konsep “mitigasi langit”, yakni upaya pencegahan bencana melalui penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial. Di antaranya dengan mencintai dan menyantuni anak yatim, gerakan sedekah nasi bungkus setiap hari, serta berbagai program sosial lainnya.
BACA JUGA:Cek Rekayasa Lalu Lintas Bengkulu Selatan Jelang Puncak Tahun Baru 2026
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

