TPA Air Sebakul Over Kapasitas, Pengangkut Sampah Diminta Lakukan Pemilahan
TPA Air Sebakul Over Kapasitas, Pengangkut Sampah Diminta Lakukan Pemilahan--(Sumber Foto: Doc/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul, Kota Bengkulu, saat ini mengalami kelebihan kapasitas (over capacity). Kondisi tersebut menyebabkan penumpukan sampah yang semakin meningkat dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan.
Untuk mengantisipasi semakin membeludaknya volume sampah, Pemerintah Kota Bengkulu kembali mengalokasikan anggaran untuk perluasan lahan TPA seluas tiga hektare di tahun 2026. Perluasan ini akan menambah kapasitas dari lahan sebelumnya yang diketahui berjumlah enam hektare. Oleh karena itu dengan adanya perluasan lahan, diharapkan mampu menampung sampah dalam jangka menengah.
BACA JUGA:Performa Masih Kencang, 7 Daftar Smartphone yang Turun Harga di 2026
Selain perluasan lahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu juga menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kota Bengkulu, Alias Sakbadi, mengimbau seluruh pengangkut sampah, baik swasta maupun Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), untuk memilah sampah sebelum dibuang ke TPA.
Pemilahan tersebut meliputi pemisahan antara sampah organik dan anorganik, serta sampah yang masih memiliki nilai guna untuk didaur ulang atau diolah kembali. Langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA sekaligus memperpanjang usia operasional TPA Air Sebakul.
BACA JUGA:Worth It Ditunggu, Nokia Rilis HP Terbaru 2026, Cek 6 Daftar dan Spesifikasinya
BACA JUGA:Siap Meluncur 2026: Pajero Sport 2026 Tampil dengan Performa Baru Lebih Modern
“Kami meminta para pengangkut sampah, baik swasta maupun LPM, untuk memilah sampah rumah tangga terlebih dahulu sebelum dibuang ke TPA. Ini penting untuk menekan volume sampah yang terus meningkat,” ujar Alias Sakbadi.
DLH Kota Bengkulu berharap upaya perluasan lahan yang dibarengi dengan peningkatan kesadaran pemilahan sampah dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah, sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


