Bank Indonesia

Monitoring SPPG, Wabup Seluma Sebut Limbah dan Bahan Baku MBG Belum Standar

Monitoring SPPG, Wabup Seluma Sebut Limbah dan Bahan Baku MBG Belum Standar

Monitoring SPPG, Wabup Seluma Sebut Limbah dan Bahan Baku MBG Belum Standar--(Sumber Foto: Wisnu/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS -  Wakil Bupati Seluma, Gustianto, melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Seluma, Kamis 15 Januari 2026.

Monev ini dilakukan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Seluma dan Satuan Tugas (Satgas) MBG guna melihat dan memantau secara langsung uji kelayakan standar SPPG yang saat ini telah beroperasi.

Kegiatan ini bertujuan memastikan program MBG Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dapat berjalan maksimal di Kabupaten Seluma.

"Iya, hari ini kita Pemkab Seluma bersama jajaran dan Satgas MBG melakukan Monev di SPPG untuk memantau langsung uji kelayakan standar SPPG yang saat ini sudah beroperasi," kata Gustianto.

Ia menambahkan, Monev kali ini dilakukan di tiga lokasi SPPG, yakni SPPG MBG Desa Cahaya Negeri, Desa Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja, serta Desa Sukamaju Kecamatan Air Periukan.

BACA JUGA:Kejati Bengkulu Geledah Kantor PLTA Kepahiang dan Rumah Mantan Kadis Pertambangan Bengkulu Utara

BACA JUGA:Lexus Luncurkan Mobil Listrik Performa Tinggi lewat RZ 600e F SPORT, Maret 2026 Mulai Dijual

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Seluma menemukan sejumlah catatan yang harus segera diperbaiki oleh pihak SPPG.

Salah satunya ditemukan di SPPG Desa Cahaya Negeri, yakni tampungan pembuangan limbah yang tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Tadi sudah kita cek satu persatu, mulai dari ruangan penyimpan bahan baku hingga ke pembuangan limbah nya. Dan kita temukan tampungan pembuangan limbah di SPPG Desa Cahaya Negeri tidak sesuai SOP, karena tidak memiliki saringan limbah dan lainnya, serta bahan baku makananan nya juga tidak standar ketentuan."

"Begitu juga dengan SPPG di Desa Bukit Peninjanuan II dan Desa Sukamaju, bahan baku makanannya juga dibawah standar ketentuan," ungkapnya.

BACA JUGA:351 KDKMP di Bengkulu Masuki Tahap Pembangunan Gerai, Ditargetkan Rampung Akhir Maret 2026

BACA JUGA:Cek di Sini! Rekomendasi HP Asus Terbaik untuk Gaming, Performa Kencang Tanpa Lag

Menanggapi temuan tersebut, Gustianto berharap pihak SPPG dapat segera melakukan perbaikan terhadap catatan yang telah disampaikan sebelum dilakukan Monev lanjutan.

"Kita minta untuk SPPG ini dapat kiranya segera memperbaiki catatan ini segera mungkin. Nanti kita bakal monev lagi," tutupnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Desa Cahaya Negeri, Fredyfomi, mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Seluma dan pihak terkait yang telah melakukan kunjungan serta Monev di SPPG Desa Cahaya Negeri.

Terkait catatan yang diberikan, ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk menuntaskan seluruh perbaikan dalam waktu tiga hari ke depan.

BACA JUGA:351 KDKMP di Bengkulu Masuki Tahap Pembangunan Gerai, Ditargetkan Rampung Akhir Maret 2026

BACA JUGA:Realisasi TKD 2025 di Bengkulu Tembus Rp10,106 Triliun, Serapan Capai 97,73 Persen

 

"Tadi catatan dari Wabup dan Satgas MBG sudah kita sampaikan keatasan, insyaallah 3 hari ini akan kita perbaiki dan tuntaskan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait