Bank Indonesia

Mahasiswi Universitas Bengkulu Asal Papua Ditemukan Meninggal, Keluarga Desak Autopsi

Mahasiswi Universitas Bengkulu Asal Papua Ditemukan Meninggal, Keluarga Desak Autopsi

Mahasiswi Universitas Bengkulu Asal Papua Ditemukan Meninggal, Keluarga Desak Autopsi--(Sumber Foto: Imron/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Warga Kelurahan Jalan Gedang, Kota Bengkulu, digemparkan dengan penemuan seorang mahasiswi dalam keadaan meninggal dunia di kamar kosnya, Minggu (1/1/2026) sore.

Korban diketahui bernama Orlina Renata Klouw, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Bengkulu yang berasal dari Papua.

Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah rumah kos yang berada di kawasan Jalan Gedang. Setelah kejadian itu, jenazah Renata langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak keluarga korban meminta aparat kepolisian melakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian Renata.

Kasat Reskrim Polresta Bengkulu Kompol Sujud Alif Yulamlam, S.IK, MH, CPHR melalui Ps Kanit Pidum Iptu Revi Harisona, SH, MH menyampaikan bahwa autopsi akan dilaksanakan pada hari berikutnya sesuai permintaan keluarga.

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Berikan BPJS Ketenagakerjaan untuk 200 Driver Pengangkut Sampah

BACA JUGA:Rekomendasi BKN Belum Turun, Pemkot Bengkulu Tunda Seleksi Jabatan Strategis

"Jasad mahasiswa yang ditemukan meninggal di kamar kos sudah di Rumah Sakit Bhayangkara, besok akan dilakukan autopsi karena pihak keluarga ingin Renata diautopsi," ungkap Revi.

Sebelum rencana autopsi tersebut, korban telah menjalani visum luar oleh pihak medis. Dari hasil pemeriksaan awal dan pengumpulan keterangan saksi, polisi menemukan bahwa korban diketahui memiliki riwayat penyakit tertentu.

"Tadi saksi sudah diperiksa, saksi yang diperiksa itu teman-teman korban. Dari keterangan saksi memang Renata itu ada riwayat sakit," tutup Revi.

Kejadian ini pertama kali terungkap saat salah seorang teman korban merasa khawatir karena pesan WhatsApp yang dikirimkan untuk mengajak makan bersama tidak mendapat respons. Merasa ada kejanggalan, teman korban kemudian mendatangi kamar kos Renata.

Sesampainya di lokasi, pintu kamar korban digedor, namun tidak ada jawaban dari dalam. Karena kondisi tersebut, pintu kamar akhirnya dibuka secara paksa dengan bantuan warga sekitar.

BACA JUGA:Harga BBM Februari 2026 Turun, Cek Semua Jenis Subsidi & Non?Subsidi

BACA JUGA:Niat Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban: Panduan Lengkap dan Keutamaannya

Di dalam kamar, Renata ditemukan terbaring di atas tempat tidur dalam kondisi tidak sadarkan diri. Posisi tubuh korban saat itu diketahui sedang memeluk bantal guling, dengan bagian dahi menempel pada guling tersebut.

Warga bersama Ketua RT setempat segera membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Pemilik kos, Sayuti, membenarkan bahwa Renata merupakan salah satu penghuni kos miliknya yang berlokasi di Jalan Cimanuk, Gang Kita, Kelurahan Jalan Gedang.

“Benar, kejadian itu terjadi di kos saya. Korban biasa dipanggil Renata,” ujar Sayuti.

Sayuti juga mengungkapkan bahwa korban baru kembali ke Bengkulu setelah pulang ke kampung halamannya di Papua untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga. Renata disebut telah menempati kos tersebut selama kurang lebih satu bulan.

BACA JUGA:Harga BBM Februari 2026 Turun, Cek Semua Jenis Subsidi & Non?Subsidi

BACA JUGA:Overload Sampah, TPA Air Sebakul Akan Diperluas Mulai Maret 2026

“Renata ini baru tiba di Bengkulu, ngekos di sini lebih kurang satu bulan. Anak ini punya riwayat sakit asam lambung dan paru-paru,” pungkas Sayuti.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait