Wujudkan Pemerintahan Bersih, Pemprov Bengkulu Perketat Pengawasan Internal Cegah KKN
Wujudkan Pemerintahan Bersih, Pemprov Bengkulu Perketat Pengawasan Internal Cegah KKN--(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu semakin serius dalam memutus rantai Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di seluruh lini Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Langkah konkret diambil dengan memperkuat posisi Inspektorat sebagai instrumen vital untuk menjamin terciptanya birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
Visi besar ini ditegaskan dalam agenda penandatanganan Perjanjian Kerja (PK) Inspektorat Provinsi Bengkulu yang berlangsung pada Senin pagi, 9 Februari 2026.
Dalam arahannya, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, menyoroti urgensi Inspektorat bukan hanya sekadar lembaga administratif, melainkan sebagai pusat kendali mutu kinerja pemerintah daerah.
Melalui fungsi audit, evaluasi, hingga monitoring keuangan, lembaga ini menjadi kunci keberhasilan reformasi birokrasi.
BACA JUGA:Sambut HUT ke-80, Korem 041/Gamas Perkuat Stok Darah Bengkulu Lewat Aksi Kemanusiaan
BACA JUGA:Miris, Guru PPPK Paruh Paruh Waktu Terima Gaji Pertama hanya Rp15 Ribu, Benarkah? Ini Kata Disdik
“Inspektorat sebagai lembaga internal pemerintah daerah yang bertugas melakukan pengendalian dan pengawasan tentu memiliki peran yang sangat penting. Kita harus membangun komitmen melaksanakan tugas dan tanggung jawab kepada pimpinan di tahun 2026 ini sesuai dengan program kerja dan target yang telah ditetapkan,” tegas Nandar.
Kesuksesan Provinsi Bengkulu dalam mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama beberapa tahun belakangan menjadi bukti nyata efektivitas pengawasan yang ada.
Namun, Nandar mengingatkan agar para pengawas internal tidak lengah dan beralih ke metode pengawasan preventif (pencegahan).
“Bengkulu berhasil menyandang predikat WTP secara berturut-turut. Ini tentu tidak lepas dari peran Inspektorat. Untuk itu, kita harus konsisten menjalankan tugas pengawasan sejak awal, mulai dari tahap perencanaan. Jangan sampai setelah terjadi permasalahan baru dilakukan pengawasan,” imbuhnya.
Untuk mendukung beban kerja yang besar tersebut, Inspektorat Provinsi Bengkulu saat ini didukung oleh personel yang cukup signifikan. Inspektur Provinsi Bengkulu, Heru Susanto, memaparkan komposisi timnya yang siap mengawal jalannya pemerintahan di Bumi Merah Putih.
BACA JUGA:Sambut HUT ke-80, Korem 041/Gamas Perkuat Stok Darah Bengkulu Lewat Aksi Kemanusiaan
BACA JUGA:Miris, Guru PPPK Paruh Paruh Waktu Terima Gaji Pertama hanya Rp15 Ribu, Benarkah? Ini Kata Disdik
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

