Proteksi Warga dari Bahaya Rabies, Pemkab Seluma Suntikkan 2.080 Dosis Vaksin HPR
Proteksi Warga dari Bahaya Rabies, Pemkab Seluma Suntikkan 2.080 Dosis Vaksin HPR--(Sumber Foto: Jul/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Pertanian terus bergerak masif dalam mengendalikan penyebaran virus mematikan dengan menggencarkan vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR).
Langkah ini diambil melalui kolaborasi terpadu bersama Dinas Kesehatan guna meminimalisir risiko penularan di tengah masyarakat.
Hingga Rabu (13/2), tercatat sebanyak 2.080 ekor hewan peliharaan di enam kecamatan telah mendapatkan suntikan vaksin anti rabies. Fokus utama vaksinasi ini menyasar hewan-hewan yang memiliki interaksi dekat dengan manusia, seperti kucing, anjing, dan kera.
Berdasarkan data lapangan, dari ribuan hewan yang telah divaksin, populasi kucing menempati angka tertinggi yakni sebanyak 833 ekor, disusul oleh anjing sebanyak 248 ekor, serta kelompok HPR lainnya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Arian Sosial, melalui Kepala Bidang Peternakan, David Aritonang, menegaskan bahwa pemberian vaksin ini merupakan bagian dari aksi nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
BACA JUGA:Pantai Pasar Bawah Disulap Jadi Pusat Kuliner, Betunggal Festival Ramadan Hadirkan Suasana Beda
BACA JUGA:Bupati Teddy Rahman Atur Jam Kerja ASN Seluma Selama Ramadan, Tegaskan Tidak Ada Sistem WFA
"Vaksin rabies ini merupakan program dari pemerintah pusat dan diberikan secara gratis. Kami mengimbau masyarakat agar segera memvaksin hewan peliharaannya demi melindungi diri dan lingkungan sekitar," ujar David.
Guna memastikan program menyentuh seluruh lapisan masyarakat, tim vaksinator diterjunkan langsung ke lapangan dengan sistem door to door. Selain itu, posko vaksinasi juga dibuka di berbagai kantor desa dan kelurahan untuk mempermudah akses warga.
Saat ini, pihak Dinas Pertanian masih mengantongi sisa stok sebanyak 429 dosis vaksin yang siap didistribusikan.
David menambahkan bahwa program ini tidak akan berhenti di sini, melainkan akan berlanjut ke tahap berikutnya setelah Hari Raya Idul Fitri.
"Hewan yang menjadi prioritas adalah yang belum pernah menerima vaksin rabies. Upaya ini dinilai penting untuk membentuk kekebalan dasar dan memutus rantai penyebaran virus," tambahnya.
BACA JUGA:Gempur Balap Liar, Polresta Bengkulu Amankan 110 Motor Berknalpot Brong di Simpang Lima
BACA JUGA:Resep Mangut Lele Santan Pedas: Cara Membuat Masakan Khas Jawa yang Autentik
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

