Realisasi TPG Bengkulu Tembus Rp144 Miliar, 17.788 Guru Sudah Terima Tunjangan Profesi
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, M. Irfan Surya Wardana--(Sumber Foto: Putri/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Berdasarkan catatan dari Perwakilan Kementerian Keuangan Bengkulu, realisasi penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) hingga akhir Februari 2026 telah mencapai Rp144,05 miliar.
Angka tersebut setara dengan 15,62 persen dari total pagu anggaran yang disediakan sebesar Rp904,46 miliar. Dana TPG tersebut telah disalurkan kepada 17.788 guru mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA se-Provinsi Bengkulu.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, M. Irfan Surya Wardana mengatakan, realisasi penyaluran ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan hak para guru terpenuhi tepat waktu.
BACA JUGA:Kebut Pembangunan Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Surati Pelindo
BACA JUGA:Kawal Otopsi Gita, Ratusan Warga ‘Geruduk’ TPU Batu Bandung Sambil Kibarkan Bendera Kuning
"Hingga akhir Februari 2026, realisasi penyaluran TPG di Provinsi Bengkulu telah mencapai Rp144,05 miliar atau 15,62 persen dari total pagu Rp904,46 miliar, dana ini telah disalurkan kepada 17.788 guru di seluruh kabupaten dan kota," ujar Irfan Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran tertinggi tercatat di wilayah Provinsi Bengkulu dengan nominal Rp33,55 miliar. Posisi kedua ditempati Kabupaten Bengkulu Utara sebesar Rp15,80 miliar, disusul Kota Bengkulu sebesar Rp15,37 miliar.
Menurut Irfan, mekanisme penyaluran TPG saat ini dilakukan secara langsung dari kas negara ke rekening masing-masing guru. Skema tersebut dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan mekanisme sebelumnya.
"Penyaluran dilakukan secara langsung dari kas negara ke rekening guru. Kebijakan ini untuk meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat akses guru terhadap hak tunjangan, serta menjadi motivasi dalam menjalankan peran strategis mendidik generasi penerus," jelasnya.
Selain itu, Irfan juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 lalu sempat terjadi kurang salur kepada 1.475 guru dengan total nominal Rp2,80 miliar. Namun, kekurangan tersebut kini telah diselesaikan seluruhnya.
BACA JUGA:Cegah Stunting, Pemkot Bengkulu Bagikan Paket Susu dan Telur Selama 3 Bulan
BACA JUGA:Tunggu Hasil Audit BPKP, Pemprov Bengkulu Segera Lunasi Utang Infrastruktur Rp100 Miliar
"Untuk kurang salur tahun 2025 sebesar Rp2,80 miliar kepada 1.475 guru, saat ini telah tuntas kami salurkan," tegas Irfan.
Lebih lanjut, pihaknya mengingatkan pemerintah daerah agar disiplin dalam menyampaikan dokumen administrasi sebagai syarat penyaluran. Hal ini penting agar proses pencairan TPG dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
