Bank Indonesia

Sidak RSUD M. Yunus, Sekda Bengkulu Kecewa Temukan Antrean Membeludak dan Sampah Menumpuk

Sidak RSUD M. Yunus, Sekda Bengkulu Kecewa Temukan Antrean Membeludak dan Sampah Menumpuk

Sidak RSUD M. Yunus, Sekda Bengkulu Kecewa Temukan Antrean Membeludak dan Sampah Menumpuk--(Sumber Foto: Ilham/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Yunus kembali menuai kritik pedas. Hal ini terungkap setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah fasilitas kesehatan tersebut pada Rabu (11/3) siang.

Dalam kunjungannya, Sekda menyisir gedung-gedung yang baru saja selesai direnovasi, termasuk area poliklinik, ruang Irna Fatmawati, hingga Pusat Jantung Terpadu (PJT).

Namun, bukannya kenyamanan yang ditemukan, Herwan justru mendapati kerumunan pasien yang membeludak di satu titik pelayanan.

Kepadatan alur pelayanan menjadi poin krusial yang disoroti. Herwan menilai manajemen rumah sakit belum mampu menerjemahkan instruksi Gubernur untuk menciptakan suasana layanan yang humanis dan nyaman.

BACA JUGA:Gerebek 3 Lokasi di Rejang Lebong, Polda Bengkulu Ringkus 3 Pengedar Sabu

BACA JUGA:Kejar Target Pembangunan, Pemprov Bengkulu Finalisasi Pinjaman Rp2 Triliun ke Bank BJB

“Kondisinya sangat padat, antrean menumpuk sehingga pengunjung merasa pengap. Padahal Gubernur sudah menginstruksikan agar layanan dibuat senyaman mungkin. Saya minta segera dikondisikan, jangan biarkan masyarakat tersiksa saat berobat,” tegas Herwan Antoni.

Tak hanya soal antrean, Sekda juga dibuat berang dengan buruknya pengelolaan kebersihan. Meski renovasi gedung telah rampung, Herwan menemukan tumpukan sampah di beberapa sudut dan kondisi toilet yang tidak terawat.

Ia langsung memberikan teguran keras kepada Direktur RSUD M. Yunus, Hery Kurniawan, terkait kinerja pihak ketiga (outsourcing) yang menangani kebersihan rumah sakit.

“Bagaimana mungkin tumpukan sampah ini tidak terlihat? Ini rumah sakit, kebersihan adalah mutlak. Renovasi sudah beres, tapi kalau tidak dirawat sama saja bohong. Saya minta kinerja pihak outsourcing segera dievaluasi total,” lanjutnya.

BACA JUGA:Beda Nasib dengan Bupati, Wabup Hendri Lepas dari Jeratan Tersangka KPK

BACA JUGA:Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tunda Renovasi Lapangan Merdeka dan Balai Raya Tahun Ini

Pasca sidak, Sekda langsung menggelar rapat koordinasi bersama jajaran manajemen rumah sakit, Dinas Kesehatan, hingga Badan Keuangan dan Aset Daerah. Beberapa poin penting yang ditekan dalam pertemuan tersebut antara lain:

Restrukturisasi Manajemen: Pembentukan dewan pengawas untuk memperketat kontrol kinerja.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait