BPBD Bengkulu Selatan Usulkan Pengadaan 3 Unit Kendaraan Taktis Senilai Rp1 Miliar
Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu Selatan, Nusadian Esa Putra--(Sumber Foto: Ary/BETV)
BENGKULU SELATAN, BETVNEWS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Selatan terus berupaya memperkuat lini pertahanan dalam menghadapi ancaman bencana alam.
Menyadari keterbatasan alat utama sistem pertahanan bencana yang dimiliki saat ini, BPBD resmi melayangkan usulan pengadaan tiga unit kendaraan taktis ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu Selatan, Nusadian Esa Putra, mengungkapkan bahwa penambahan armada ini sudah menjadi kebutuhan mendesak. Hal ini merujuk pada kondisi geografis Bengkulu Selatan yang dikelilingi banyak titik rawan, mulai dari potensi longsor hingga banjir.
Tiga jenis kendaraan yang diusulkan mencakup:
Mobil Dapur Darurat: Untuk mendukung kebutuhan logistik pengungsi.
Mobil Rescue: Untuk percepatan evakuasi korban.
Mobil Serbaguna: Untuk operasional taktis di medan sulit.
BACA JUGA:Sidang Korupsi PDAM Bengkulu, Saksi Ungkap Aliran Dana Rp85 Juta yang Menyeret Nama Pj Wali Kota
BACA JUGA:Defisit Anggaran Desa, Penghasilan Perangkat Desa di Seluma Terancam Dipangkas Drastis
Nusadian membeberkan fakta bahwa sejak BPBD Bengkulu Selatan berdiri, pihaknya belum pernah memiliki mobil dapur darurat sendiri. Sementara itu, ketersediaan mobil rescue saat ini hanya berjumlah satu unit—angka yang dinilai jauh dari ideal untuk menjangkau seluruh pelosok daerah.
“Kondisi ini tentu menjadi perhatian, apalagi Bengkulu Selatan memiliki 17 titik rawan bencana yang tersebar di sejumlah wilayah,” jelas Nusadian, Kamis (16/4).
Urgensi penambahan armada ini semakin nyata mengingat titik rawan bencana tersebar di jalur-jalur krusial, seperti Jalan Lintas Ulu Manna yang kerap dilanda longsor hingga kawasan pesisir di Kecamatan Pino Raya. Kehadiran kendaraan taktis baru diharapkan mampu memangkas waktu respon (response time) saat situasi darurat terjadi.
Saat ini, usulan tersebut telah memasuki tahap verifikasi ketat di BNPB pusat. Mengingat nilai pengadaan yang cukup fantastis diperkirakan menembus angka lebih dari Rp1 miliar BPBD Bengkulu Selatan terus melakukan koordinasi intensif agar bantuan tersebut dapat direalisasikan tahun ini.
BACA JUGA:BMHP Kosong Akibat Lonjakan Rujukan, Layanan Cuci Darah di RSUD M. Yunus Terhenti Sementara
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

