IKG Bengkulu Meningkat, Partisipasi Kerja Perempuan Ikut Naik
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu merilis Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tahun 2025 yang tercatat sebesar 0,396. Angka tersebut menunjukkan masih adanya ketimpangan antara laki-laki dan perempuan di Provinsi Bengkulu.--(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi BENGKULU merilis Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tahun 2025 yang tercatat sebesar 0,396. Angka tersebut menunjukkan masih adanya ketimpangan antara laki-laki dan perempuan di Provinsi BENGKULU.
Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal menjelaskan, IKG merupakan indikator yang mengukur ketimpangan gender pada tiga dimensi utama, yakni kesehatan reproduksi, pemberdayaan, dan pasar tenaga kerja.
BACA JUGA:Arif Rahmawan Yulianto, Guru GTT Menderita Tumor Limfoma Disambangi Perwakilan Gubernur Helmi Hasan
BACA JUGA:Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukarami Tuntas, Beban Maksimal Kendaraan 2 Ton
“Nilai IKG yang semakin kecil menunjukkan ketimpangan antara laki-laki dan perempuan semakin rendah atau semakin membaik. Namun pada tahun 2025, IKG Provinsi Bengkulu tercatat sebesar 0,396, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 0,384,” ujar Win Rizal.
Ia mengatakan, peningkatan sebesar 0,012 poin tersebut menandakan ketimpangan gender di Bengkulu masih perlu menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, sejumlah komponen penyusun IKG menunjukkan perkembangan yang bervariasi. Komponen melahirkan tidak di fasilitas kesehatan mencapai 0,060 atau naik 0,012 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Selatan Perketat Tata Ruang, Bangunan di Sempadan Jalan dan Sungai Jadi Sorotan
Sementara itu, kesenjangan gender pada persentase anggota legislatif laki-laki dan perempuan masih stagnan di angka 55,56 persen, sama seperti tahun 2024.
“Untuk Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), perempuan mengalami kenaikan sebesar 0,43 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan TPAK laki-laki turun sebesar 0,26 persen poin,” jelasnya.
Win Rizal juga mengungkapkan, ketimpangan gender antar kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu masih cukup terlihat. Terdapat lima kabupaten yang angka IKG-nya masih berada di atas rata-rata Provinsi Bengkulu.
BACA JUGA:Miris, Nelayan Bunga Mas Masih Bertaruh Nyawa Pakai Perahu Kayu Saat Melaut
BACA JUGA:Pemerintah Pusat Alokasikan Rp47,46 Miliar untuk Program KPR FLPP di Bengkulu
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: