Aksi Bersih Pantai Panjang, Pemkot Pastikan 10.000 Pohon Kelapa Program Gempala Terawat
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin--(Sumber Foto: Ahmad/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kembali mengepung kawasan Pantai Panjang pada Jumat (5/6/2026) pagi.
Kehadiran para abdi negara ini untuk menggelar aksi gotong royong massal membersihkan ikon wisata unggulan.
Aksi bersih-bersih ini merupakan agenda rutin mingguan atau minimal satu kali dalam sebulan. Langkah konsisten ini diambil Pemkot guna memastikan hamparan pasir putih Pantai Panjang selalu steril dari sampah, sehingga tetap elok dan nyaman dipandang oleh para wisatawan.
Menariknya, agenda kali ini tidak sekadar memungut sampah plastic. Para ASN juga dikerahkan untuk melakukan perawatan intensif terhadap ribuan bibit pohon kelapa yang ditanam melalui program Gerakan Menanam Sepuluh Ribu Pohon Kelapa (Gempala) yang digagas oleh Pemkot Bengkulu.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menegaskan bahwa aksi pelestarian ini mengusung misi ganda, yakni menjaga estetika pesisir pantai sekaligus memastikan investasi lingkungan berupa pohon kelapa tersebut tidak mati sia-sia.
BACA JUGA:Pertahankan Nol Kasus Gonore di Lebong, Dinkes Ingatkan Remaja Jauhi Seks Bebas
BACA JUGA:Jadi Pelabuhan Penyangga Pulau Baai, Pengerjaan Fisik Pelabuhan Linau Kaur Dimulai 2027
"Selain membersihkan kawasan pantai, kami juga melakukan perawatan terhadap pohon kelapa yang telah ditanam dalam program Gempala. Perawatan ini penting agar pohon dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat," ujar Nina Nurdin.
Nina memaparkan, berdasarkan instruksi dan arahan dari Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, sistem perawatan pohon ini menggunakan metode melekat. Artinya, setiap ASN atau individu yang menanam pohon kelapa tersebut otomatis memegang tanggung jawab penuh untuk merawatnya hingga tumbuh besar.
"Sebagaimana arahan Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota, pohon kelapa yang telah ditanam harus dirawat oleh masing-masing individu. Ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menyukseskan program Gempala," jelas Nina.
Melalui komitmen hijau ini, kawasan Pantai Panjang diproyeksikan bakal kembali ke wajah aslinya sebagai pesisir yang rindang oleh lambaian pohon kelapa, sekaligus memperkuat daya pikat sektor pariwisata Kota Bengkulu di mata pelancong domestik maupun mancanegara.
"Harapannya, pohon-pohon kelapa yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, memperindah kawasan pantai, serta menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Bengkulu," tambahnya.
BACA JUGA:3 Bulan Rusak Parah, Jembatan Taba Pasmah Bengkulu Tengah Mulai Dibeton
BACA JUGA:Tiba di Asrama Haji, 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Bengkulu Dipantau Kesehatannya Selama 14 Hari
Melalui gerakan yang konsisten ini, Pemkot Bengkulu terus memantik kesadaran kolektif, baik bagi internal ASN maupun masyarakat luas, untuk bahu-bahu menjaga kebersihan lingkungan pantai dan menyukseskan program penghijauan demi mewujudkan destinasi wisata yang bersih, teduh, dan berwawasan lingkungan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: