Sidak 4 Blok Hunian Lapas Argamakmur, Tim Gabungan Amankan Sajam Modifikasi
Sidak 4 Blok Hunian Lapas Argamakmur, Tim Gabungan Amankan Sajam Modifikasi--(Sumber Foto: Aap/BETV)
BENGKULU UTARA, BETVNEWS – Upaya memperketat keamanan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Argamakmur kembali dioptimalkan melalui razia gabungan bersama unsur TNI-Polri dan instansi terkait.
Menyasar empat blok hunian, petugas mengamankan sejumlah benda tajam modifikasi, sementara hasil tes urine terhadap puluhan warga binaan dan petugas dinyatakan negatif.
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di empat blok hunian warga binaan. Sasaran sidak meliputi kamar hunian, barang-barang pribadi milik warga binaan, hingga sejumlah sudut ruangan yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban.
BACA JUGA:Cek di Sini! Efek Samping Buncis yang Jarang Diketahui, Berlebihan Bisa Sebabkan Perut Kembung
Dari hasil penggeledahan, petugas mendapati sejumlah benda terlarang dan tajam yang berpotensi membahayakan. Barang temuan tersebut di antaranya berupa pisau karter yang telah dimodifikasi, jarum karung modifikasi, serta paku besi.
Seluruh barang bukti langsung diamankan petugas untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur, termasuk rencana pemusnahan.
Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Bengkulu, Herry Hasudungan Simatupang, S.H., M.H., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa sasaran utama dari giat gabungan ini adalah pencegahan peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal.
BACA JUGA:Hadapi Ancaman Kekeringan, Wabup Gustianto Ajak Masyarakat Seluma Berhemat Air
BACA JUGA:Cek 7 Manfaat Buncis untuk Kesehatan Tubuh, Kaya Serat dan Nutrisi
"Tujuannya kegiatan ini untuk mencegah peredaran barang terlarang seperti narkoba dan penggunaan handphone, demi mewujudkan lingkungan lapas yang aman," tegas Herry, Jumat (18/9/2026). Ia menilai, secara umum situasi Lapas Kelas IIB Argamakmur masih berada dalam kondisi yang kondusif.
Kepala Lapas Kelas IIB Argamakmur, Yulian Fernando, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas instansi yang terjalin dalam rangka memperkuat fungsi deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di dalam lapas.
"Keterlibatan aparat penegak hukum dan instansi terkait dalam razia menjadi bentuk sinergi dalam menjaga situasi lapas agar tetap aman dan tertib dari berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam blok hunian," ujar Yulian.
BACA JUGA:Korban Kekerasan Diminta Berani Melapor, Polisi Pastikan Setiap Laporan Ditindaklanjuti
BACA JUGA:Kaya Zat Besi, Inilah Tawaran Manfaat Susu Kedelai untuk Kesehatan Tubuh
Senada dengan hal tersebut, Wakapolres Bengkulu Utara, Kompol Januri Sutirto, S.H., merinci bahwa dalam razia tersebut petugas tidak menemukan adanya perangkat handphone maupun narkotika di blok hunian warga binaan.
"Selain menemukan sejumlah benda tajam seperti pisau karter dan jarum karung modifikasi, paku besi, dan barang lainnya yang berpotensi membahayakan keamanan dan ketertiban dalam lapas, petugas tidak menemukan handphone maupun obat terlarang dalam pemeriksaan tersebut," ungkap Kompol Januri.
Sebagai langkah preventif lanjutan, petugas juga menggelar tes urine secara acak. Sebanyak 30 warga binaan dan sekitar 20 personel petugas Lapas Kelas IIB Argamakmur turut menjalani pemeriksaan cairan urine tersebut.
BACA JUGA:Korban Kekerasan Diminta Berani Melapor, Polisi Pastikan Setiap Laporan Ditindaklanjuti
BACA JUGA:Kaya Zat Besi, Inilah Tawaran Manfaat Susu Kedelai untuk Kesehatan Tubuh
"Dari seluruh sampel yang diperiksa, hasil tes urine terhadap warga binaan maupun petugas dinyatakan negatif," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

