Sejarah Serangan Umum 1 Maret: Penyebab hingga Dampaknya

Rabu 01-03-2023,10:48 WIB
Reporter : Tria
Editor : Wizon Paidi

Sebelum terjadinya serangan umum pada tanggal 1 Maret 1949, pasukan TNI dan beberapa orang, ikut menyusun strategi untuk melancarkan serangan balasan terhadap Belanda.

Dikutip dari berbagai sumber, penyerangan dilakukan oleh pasukan TNI dari Brigade 10/Wehkreise III serta dipimpin oleh Letkol. Soeharto.

BACA JUGA:Pelayanan Elektroencephalography (EEG) di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu

Sebelum menyerang, pasukan sudah mendapat izin dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang saat itu menjabat Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta. Berikut kronologinya:

BACA JUGA:Hermansyah Siregar Resmi Jabat Kakanwil Kemenkumham Bengkulu

  • Semalam menjelang penyerangan umum, pasukan TNI sudah mulai menyusup ke berbagai penjuru kota di seluruh wilayah Yogyakarta.
  • Pukul 06.00 WIB tanggal 1 Maret 1949, sirene dibunyikan sebagai tanda berakhirnya jam malam dan serangan umum siap dilancarkan.
  • Saat pasukan TNI beraksi, pihak Belanda dikejutkan dengan serangan umum yang tiba-tiba sehingga tidak memiliki banyak waktu untuk bersiap melakukan serangan balik.

BACA JUGA:Mudah dan Sederhana, Ini 5 Cara Memasak Brokoli Agar Tetap Hijau dan Segar

  • Dalam waktu relatif singkat, pasukan TNI berhasil menghalau pasukan Belanda keluar dari Yogyakarta, karena izin masuknya juga dianggap ilegal.
  • Keberhasilan TNI setelah membubarkan Belanda menjadi kabar baik dan disebarluaskan ke luar negeri melalui Burma, sehingga berita radio sampai ke perwakilan Indonesia di PBB, New York, Amerika Serikat.
  • Tidak hanya itu, kabar keberhasilan penyerangan umum juga tersebar ke seluruh tanah air melalui jaringan radio pemerintah.
  • Berkat serangan umum pada 1 Maret 1949, dukungan internasional mulai berdatangan ke Indonesia, termasuk pemerintah Amerika Serikat yang semula mendukung Belanda, mulai berubah sikap dan meminta Belanda untuk berunding dengan Indonesia.

BACA JUGA:46 Pengurus BKMT Kecamatan Ratu Agung 2023-2028 Resmi Dilantik

Dampak Serangan Umum 1 Maret 1949

Serangan umum 1 Maret 1949 ini berdampak besar terhadap posisi Indonesia di mata dunia, antara lain:

BACA JUGA:Lagi Viral di Media Sosial, Simak Resep Tumis Bawang Merah yang Unik dan Sederhana

  • Membuktikan bahwa keberadaan TNI masih sangat kuat dan mampu menyerang.
  • Mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Indonesia mendapat tawaran negosiasi dari Dewan Keamanan PBB.

BACA JUGA:Bikin Awet Muda, 5 Sayuran Ini Punya Manfaat Baik untuk Kesehatan Kulit!

  • Mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja TNI.
  • Hal itu dapat mengubah sikap pemerintah Amerika Serikat terhadap Belanda, sehingga mau berunding dengan RI.
  • Memutus propaganda palsu yang dilakukan Belanda terhadap Indonesia di dunia internasional.

BACA JUGA:5 Kebiasaan Sederhana yang Dapat Meningkatkan Kecerdasan Anak

Itulah sederet penyebab dan kronologi serangan umum 1 Maret 1949 yang dilakukan pasukan TNI untuk menyelamatkan Tanah Air dari Belanda.

Untuk mengenang momen bersejarah tersebut, dibangunlah Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, tepatnya di kawasan sekitar Museum Benteng Vredeburg.

BACA JUGA:Graha Pena BEMG Dikunjungi PTPN VII

Monumen tersebut kini menjadi salah satu landmark yang mengingatkan kita pada perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah di masa lalu.

Kategori :