Ada Sahabat Nabi yang Pernah Pingsan Ketika Puasa di Bulan Ramadhan, Begini Kisahnya

Kamis 18-05-2023,14:55 WIB
Reporter : Tria
Editor : Wizon Paidi

BACA JUGA:10 Hewan yang Dipastikan Akan Masuk Surga, Kisahnya Tertuang dalam Al-Quran!

Ketika sang istri kembali dengan membawa makanan, dia merasa tidak tega membangunkan suaminya yang sedang tidur karena seharian bekerja. Akhirnya, Qais tidur sepanjang malam tanpa berbuka puasa.

Meski begitu, Qais tetap berpuasa keesokan harinya.

BACA JUGA:Masya Allah! Amalan Mudah Ini Bisa Memberatkan Timbangan Kebaikan Ketika Hari Kiamat

Sang istri merasa tidak tega, maka dia meminta untuk tidak berpuasa terlebih dahulu karena takut tidak kuat.

Saat itu, ajaran puasa baru saja turun. Jadi tidak ada ketentuan yang jelas tentang puasa.

BACA JUGA:Mutia Az-Zahra, Pelajar SMAN 1 Kepahiang Wakili Provinsi Bengkulu ke Paskibraka Nasional 2023

Qais tidak ingin melanggar perintah Allah dan perintah Nabi Muhammad tentang puasa.

Singkat cerita, Qais langsung melakukan rutinitasnya di ladang. Menjelang siang dia merasa kelelahan.

BACA JUGA:Masya Allah, Ini Pahala yang Akan Terus Mengalir sampai Hari Kiamat

Di ladang, pada siang hari, dia sempat duduk sebentar. Perutnya keroncongan. 

Dia merasakan penglihatannya menjadi gelap, lalu tiba-tiba pingsan.

Hal itu membuat orang-orang terkejut dan segera membantu Qais untuk membawanya pulang.

BACA JUGA:7 Ramalan Kiamat yang Pernah Menghebohkan Dunia, Pernah Dengar?

Peristiwa itu kemudian sampai ke telinga Rasulullah SAW. Lalu turunlah surat Al-Baqarah ayat 187 yang artinya:

"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beritikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa,"

Kategori :