BETVNEWS, - Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mana penggunaan dana desa fokus pada pembangunan infrastruktur, dana desa tahun 2019 akan fokus pada pengembangan ekonomi dan pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) desa. Di sisi lain, dana desa juga bisa digunakan untuk pencegahan dan penanganan bencana. Hal tersebut dikatakan Kepala Biro Humas dan Kerjasama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Bonivasius Prasetyo Ichtiarto saat menjadi pembicara pada Sosialisasi Pengawalan, Penyaluran, dan Pemanfaatan Dana Desa tahun 2019 di Medan, Sumatera Utara, Rabu (6/3). "Tahun lalu terjadi bencana alam di beberapa daerah seperti di Banten. Kalau tahun lalu kepala desa bingung, ketika ada bencana alam kira-kira bisa nggak digunakan dana desa untuk penanganan bencana. Jawabannya bisa. Ketika memang itu (dana desa) bisa digunakan," ujarnya. Ia mengatakan, dana desa sebesar Rp. 187 Triliun yang telah disalurkan pada tahun 2015-2018 telah berhasil membangun ragam infrastruktur dasar di desa. Infrastruktur tersebut terbagi ke dalam dua kategori yakni infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi seperti jalan, jembatan, pasar desa, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selain itu, infrastruktur untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat seperti sarana air bersih, Polindes, dan PAUD. Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur inilah yang menyebabkan dana desa Rp. 70 Triliun di tahun 2019 fokus pada pengembangan ekonomi dan peningkatan kapasitas SDM desa. "Nah, kita menyadari bahwa SDM di desa bahkan kepala desa dan aparatur, skilnya mayoritas masih rendah. Makanya tahun 2019 dana desa bisa digunakan untuk peningkatan kapasitas SDM," ujarnya. Terkait peningkatan kapasitas SDM menurutnya, dana desa bisa digunakan untuk pencegahan stunting. Selain itu, dana desa juga bisa digunakan untuk meningkatkan pelayanan pendidikan, pembelajaran dan pelatihan kerja. "Pencegahan stunting misalnya untuk peningkatan gizi anak. Pencegahan stunting ini penting karena menyangkut kualitas SDM kita," ungkapnya. Sementara terkait pengembangan ekonomi, lanjutnya, dana desa bisa digunakan untuk pembangunan dan pengembangan BUMDes. Menurutnya, selain bertujuan agar desa mandiri secara ekonomi, BUMDes juga bertujuan untuk melindungi masyarakat dari para tengkulak. "Contoh paling sederhana, ada produksi pertanian yang sampai sekarang masih dijual ke tengkukak. Otomatis nilai ekonomisnya menjadi sangat kecil sekali. Dengan adanya BUMDes, hasil pertanian akan dikelola oleh BUMDes, tidak lagi ke tengkulak sehingga harga berbeda. Nilai tukar petani juga menjadi tinggi," terangnya. Contoh pengembangan ekonomi lain, lanjutnya, dana desa juga bisa digunakan untuk pembangunan dan pengelolaan pasar desa. Selain itu, dana desa juga bisa digunakan untuk pengembangan desa wisata. "Dana desa bisa juga untuk pengembangan teknologi tepat guna. Maksudnya jika dana desa sudah selesai dengan infrastruktur, bisa digunakan misalnya untuk pengembangan gabah. Bisa bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk teknologi tepat guna, agar produktifitas gabah di desa tersebut bisa meningkat," pungkasnya. (Rel)
Kemendes PDTT, Dana Desa Bisa Untuk Penanganan Bencana
Rabu 06-03-2019,13:53 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 31-05-2026,11:14 WIB
Beban APBD Capai Rp3,4 Miliar, Relawan Dapur Makan Bergizi Gratis di Bengkulu Ternyata Masih Pakai BPJS PBI
Minggu 31-05-2026,11:10 WIB
Gelar Rapat Bersama Belasan PKS, Pemprov Bengkulu Minta Pabrik Patuhi Ketetapan Harga TBS Sawit
Minggu 31-05-2026,11:23 WIB
Gagal Seberangi Jalur Pantai Panjang, Seorang Bidan Tewas Ditabrak Motor Saat Hendak Senam di Bencoolen Mall
Minggu 31-05-2026,10:57 WIB
Ombudsman Bengkulu Warning Pelaksana SPMB 2026, Minta Jalur Prestasi Transparan Sejak Awa
Minggu 31-05-2026,11:06 WIB
Petani Enggan Memanen Buah, Toke Sawit di Seluma Terancam Bangkrut
Terkini
Minggu 31-05-2026,20:06 WIB
Dulu Menyapu Lantai Sebagai PRT, Anak Tukang Bubur di Blora Ini Kini Jadi Jenderal Kakorbinmas Polri
Minggu 31-05-2026,17:00 WIB
Akses Jalan Desa Maras Putus Total, Pemkab Bengkulu Selatan Desak BWS Segera Lakukan Perbaikan
Minggu 31-05-2026,16:46 WIB
Sasar 5 Ribu Hektare Sawah, Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Rampungkan Penyaluran Benih Padi Ciherang
Minggu 31-05-2026,16:42 WIB
Hutama Karya Catat 1.401 Kendaraan Lintasi Tol Bengtaba Jelang Akhir Liburan
Minggu 31-05-2026,16:28 WIB